misbah muhamad
Dosen PAI Fakultas Ekonomi Unswagati Cirebon

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

METODE PEMBELAJARAN PAI BERBASIS NILAI NILAI PENYUCIAN JIWA DI SMA AL-MUTTAQIN TASIKMALAYA misbah muhamad
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 1 (2017): June 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMA Al-Muttaqin Tasikmalaya yangberakar pada nilai-nilai agama dan kebudayaan nasional Indonesia, belum sepenuhnyatanggap terhadap tuntutan perubahan zaman. Hal demikian, didasarkan kepadapengamatan terhadap metode pembelajaran PAI di SMA Al-Muttaqin, yang masihkonvensional seperti ceramah, tanya jawab, dan praktik. Walaupun metodepembelajaran sudah bervariasi, namun metode pembelajaran ini belum sepenuhnya bisamenurunkan pesan-pesan moral secara signifikan dari nilai-nilai spiritual Islam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan metode pembelajaran PAI ceramah,tanya jawab, dan praktik, yang digunakan di SMA Al-Muttaqin, menjadi metodepembelajaran berbasis nilai-nilai penyucian jiwa dengan pendekatan tasawuf Islam danpsikologi Islam secara terintegrasi. Metode penelitian yang digunakan adalah Research & Development (R&D), yaitumodel penelitian yang mengembangkan metode pembelajaran yang sudah ada kepadametode pembelajaran baru secara sistemik dan terukur. Adapun disiplin ilmu yangdijadikan basis analisis adalah tasawuf Islam dan psikologi Islam secara terintegrasi. Kemudian, untuk mempertajam penelitian digunakan juga discourse analysis, yangmenganalisis teks dengan cara menghubungkannya dengan konteks atau fenomena,sehingga menjadi satu kesatuan teks dan konteks. Temuan dari penelitian ini adalah bahwa metode pembelajaran PAI di SMA AlMuttaqinmasihkonvensionalyaitu terpaku kepada metode pembelajar ceramah, tanyajawab, dan praktik. Selain itu, terdapat kesalahpahaman teori yang digunakan yangterdapat di dalam RPP, yaitu metode pembelajaran praktik hanya dipahami sebatasmempraktikan materi pembelajaran di ruang belajar. Padahal, hakikat metodepembelajaran praktik tidak boleh dibatasi di ruang belajar yang sempit. Setelahdikembangkan kepada metode pembelajaran berbasis nilai-nilai penyucian jiwa, metodepembelajaran qishah (cerita), al-tarbiyah bi al-ahdats (studi kasus), dan tafakkur(berpikir) lebih efektif dari pada metode pembelajaran ceramah, tanya jawab, dan praktik