Rismadona Rismadona
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PROSES ADAT PERKAWINAN MASYARAKAT DI KABUPATEN MUKOMUKO PROPINSI BENGKULU Rismadona Rismadona
JURNAL PENELITIAN SEJARAH DAN BUDAYA Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Balai Pelestarian Nilai Budaya Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (793.134 KB) | DOI: 10.36424/jpsb.v3i1.116

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan tentang proses adat perkawinan masyarakat di Kabupaten Mukomuko Propinsi Bengkulu, mulai dari proses awal sampai akhir, serta bagaimana perubahan yang terjadi pada proses adat perkawinan itu sendiri. Hal ini berkaitan dengan persoalan bahwa masyarakat Mukomuko yang memiliki adat perkawinan tidak bisa dilepaskan dari perubahan-perubahan dalam proses adat perkawinan akibat perkembangan zaman. Hal ini terlihat pada perubahan dalam pemakaian warna baju, yakni memakai baju kurung, biasanya warnanya putih, namun sekarang ada yang biru muda dan pada dasarnya masih tetap berbaju kurung. Penelitian ini menggunakan metode deskripsikualitatif, yang berupaya menggali tentang adat istiadat dan perubahan yang terjadi pada adat perkawinan masyarakat Mukomuko. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa secara umum adat perkawinan Mukomuko terdiri dari acara (berasan), bertunang atau terang tando, persiapan pernikahan, khatam Al Quran, pelaksanaan pernikahan, mandi bungo (bunga) bagi keluarga raja-raja, dan manjalang mertua. Tradisi tersebut tidak mengalami perubahan secara subtansi namun terjadi pada pakaian yang biasa dipakai tanpa mengubah bentuk selain warna dalam acara prosesi perkawinan tersebut
PENGOBATAN TRADISIONAL PADA MASYARAKAT KOTA PRABUMULIH PROPINSI SUMATERA SELATAN Rismadona Rismadona
JURNAL PENELITIAN SEJARAH DAN BUDAYA Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Balai Pelestarian Nilai Budaya Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2398.17 KB) | DOI: 10.36424/jpsb.v4i2.65

Abstract

Tradisi pengobatan tradisional masyarakat Kota Prabumulih mempercayai pengobatan yang bersifat gaib. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang berupaya menggali alasan masyarakat mempercayai pengobatan tradisional melalui wawancara mendalam. Pengalaman, sikap, dan tindakanyang dilakukan masyarakat terhadap pengobatan tradisional juga mengalami pergeseran tentang tradisi kepercayaan pengobatan tradisional yang bersifat hal gaib.
MAKNA TATO BAGI PREMAN PASAR MUARA LABUH KABUPATEN SOLOK SELATAN Rismadona Rismadona
JURNAL PENELITIAN SEJARAH DAN BUDAYA Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Balai Pelestarian Nilai Budaya Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1793.709 KB) | DOI: 10.36424/jpsb.v2i1.84

Abstract

Tulisan ini mendeskripsikan tentang makna tato, Tato merupakan kebudayaan bagi mentawai dan seni pada perkembangan zaman saat ini, namun tato bagi preman di pasar Muara Labuh memiliki makna sesuai dengan jenis gambar dan penempatan gambar tato pada tubuh preman itu sendiri. Metode yang yang digunakan penelitian kualitatif deskriptif dalam memahami makna tato bagi preman itu sendiri dan metode kuantitatif digunakan antara lain metode survei dengan melakukan penyusunan instrument penelitian, yang digunakan sebagai alat pengumpul data yang dapat berbentuk tes, angket/kuesioner,untuk pedoman dan wawancara atau observasi serta didukung oleh literature yang terkait. Jenis-jenis tato beraneka ragam berupa tato jangkar, elang, macan, nama kekasih, tribal, naga. Pemaknaan tato pada pengguna tato antara lain sebagai ungkapan perasaan, ekspresi seni dan keindahan, identitas, pelampiasan permasalahan yang sedang dihadapi. Tato tribal disenangi muda mudi zaman sekarang, sementara tato hewan yang buas lebih cendrung mengarungi dunia kekerasan. Para Pengguna tato diMuara Labuh selain sebagai pelaku pecinta seni tapi juga sebagai mantan pelaku kriminal.