NFN HARIADI
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EKSISTENSI DAN PEWARISAN SENI ISLAM SYAROFAL ANAM DI KABUPATEN KAUR NFN HARIADI
JURNAL PENELITIAN SEJARAH DAN BUDAYA Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Balai Pelestarian Nilai Budaya Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.694 KB) | DOI: 10.36424/jpsb.v5i2.133

Abstract

AbstrakTulisan ini mengungkapkan keberadaan seni Islam Syarofal Anam dan kondisi pewarisannya di Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu. Fokus tulisan ini terkait dengan dua pertanyaan yang akan dijawab. Pertama, bagaimana eksistensi seni Islam Syarofal Anam di Kabupaten Kaur? Kedua, bagaimana pewarisan seni Islam Syarofal Anam di Kabupaten Kaur? Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Informan penelitian terdiri dari informan utama yang merupakan para pelaku seni Islam Syarofal Anam, dan informan pendukung yaitu budayawan, tokoh agama dan pemuka masyarakat di Kabupaten Kaur.  Teknik pengumpulan data adalah dengan melakukan studi pustaka, observasi dan wawancara. Data yang diperoleh dipaparkan dalam bentuk analisis deskriptif. Temuan tulisan ini menunjukkan penurunan eksistensi seni Islam Syarofal Anam pada masyarakat Kaur karena faktor internal dan eksternal. Hal tersebut terbukti dengan semakin jarangnya Syarofal Anam ditampilkan pada upacara adat. Demikian pula dengan pewarisanya, dari tiga group Syarofal Anam yang diamati hanya satu group yang masih menunjukkan terjadinya alih generasi.    Kata kunci: Eksistensi, Pewarisan, Seni Islam, Syarofal Anam
848 SURAU SULUK, MURSYID DAN PENGOBATAN TRADISIONAL DI KABUPATEN LIMA PULUH KOTA NFN Hariadi
JURNAL PENELITIAN SEJARAH DAN BUDAYA Vol 3, No 02 (2017)
Publisher : Balai Pelestarian Nilai Budaya Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4899.298 KB) | DOI: 10.36424/jpsb.v3i02.5

Abstract

Medicinal treatment or therapy by Mursyid is another side of Surau suluk (Suluk mosque) that isstudied rarely. This study aims to explain the traditional therapy done by Mursyid in suluk mosques inLima Puluh Kota regency, West Sumatera. This research used descriptive qualitative approach. Thedata were collected by doing literature review, field observation, and in-depth interview. The informantswere several Mursyid from some suluk mosques and also the people who get involved in suluk activitiesand therapy. The result of data analysis explained that traditional therapy done by Mursyid in sulukmosques are based on zikrulloh. The therapy is done on medical and non medical diseases, however, itis focused more on non medical diseases such as possession of the jin (evil spirit).