Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Neuro-Fuzzy for Traffic Volume Forecasting of National Road III Jember Banyuwangi KM 252 Muhammad Shofwan Donny Cahyono; Agustinus Angkoso
Civilla : Jurnal Teknik Sipil Universitas Islam Lamongan Vol 6, No 2 (2021): September
Publisher : Litbang Pemas - Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/cvl.v6i2.667

Abstract

Traffic congestion is one of the prevalent phenomena in Indonesia, especially in big cities. There are a variety of factors causing congestion in the city, including the expansion of existing infrastructure, the large number of residents in the area, and the disparity between the growth of motor vehicles and highways. By careful transport planning, this can be fixed. The estimation of traffic volume is one strategy to see how much road growth is to offset vehicle volume growth to prevent congestion. This study tries to estimate the traffic volume of National Road III Jember Banyuwangi KM 252 motorized 2-wheeled vehicles passing by. The data used were obtained from 24 hours observation for 7 days. Using the Neuro-Fuzzy method which applies 1 day out of 7 days as testing data, and obtaining the average error is 13.2747%. This average error shows that the error rate that occurs is 5% of all errors. Neuro-Fuzzy can forecast the traffic volume of 2-wheeled motorized vehicles reasonably well.
Desain Denah Rumah Tinggal untuk Kebutuhan Rumah Ramah Lingkungan Studi Kasus – Rumah Tinggal di Pondok Candra, Sidoarjo Ary Dwi Jatmiko; Agustinus Angkoso
Jurnal IPTEK Vol 22, No 1 (2018)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.iptek.2018.v22i1.197

Abstract

Kepedulian terhadap lingkungan sudah semakin meningkat di masyarakat, terutama dalam bidang konstruksi. Kebutuhan energi dari sektor ini yang terbesar dari perumahan dan pemukiman. Energi yang terbesar yang dibutuhkan untuk pengkondisian ruangan. Perlu adanya kajian yang menyeluruh untuk mengatasi permasalahan ini. Pengkondisian ruang merupakan cara untuk meningkatkan kenyamanan dalam hunian. Perlu adanya strategi untuk meminimalisasi penggunaan peralatan pengkondisian udara, dengan tetap menjaga kenyamanan penghuninya. Dalam mendesain bangunan ramah lingkungan, hal yang paling dasar adalah penentuan peletakan ruang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peletakan ruangan untuk meningkatkan kenyaman hunian. Diharapkan dapat mengantisipasi keadaan lingkungan sekitar. Penataan ruang selain memperhatikan kebutuhan penghuni, dan konsep desain, perlu juga memperhatikan orientasi bangunan, dan sirkulasi udara alami. Dengan melakukan simulasi untuk mendekati potensi permasalahan, kemudian melakukan pengaturan denah selain memberikan perlindungan panas. Penataan ruang juga memperhatikan kenyamanan penghuni yang diakibatkan oleh bau. Desain yang dihasilkan untuk mengatasinya adalah menempatkan ruang sirkulasi untuk yang di area yang terkena matahari barat, untuk ruang aktif yang di daerah tersebut akan diberikan shading, dengan tetap tidak menggunakan peralatan pengkondisian udara, tetap menggunakan ventilasi alami, meletakkan cerobong matahari untuk menciptakan efek stack ventilation diletakkan pada ujung bangunan sebagai cara untuk menjamin kelancaran aliran udara.