Karuniawati Dewi Ramadani
Universitas Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN JAM KERJA DAN KESEHATAN PEKERJA DI INDONESIA Karuniawati Dewi Ramadani
Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 8, No 1 (2021): JURNAL KESMAS (KESEHATAN MASYARAKAT) KHATULISTIWA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jkmk.v8i1.2638

Abstract

Indonesia menempati peringkat 5 dengan predikat no guarantee of rights pada International Trade Union Confederation (ITUC). Hal ini menunjukkan Indonesia memiliki predikat buruk untuk bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan jam kerja terhadap kesehatan pekerja di Indonesia. Penelitian ini pernah dilakukan di beberapa negara, namun belum pernah dilakukan di Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 2019. Metode yang digunakan adalah menggunakan Regresi Logistik Biner. Hasil analisis deskriptif menunjukkan lebih dari separuh pekerja di Indonesia bekerja selama lebih dari 40 jam/minggu. Sementara itu, hasil penelitian ditemukan bahwa jam kerja memiliki hubungan negatif dan signifikan terhadap kesehatan pekerja. Responden dengan lama kerja lebih dari 35 jam/minggu memiliki kecenderungan yang lebih rendah untuk sehat dibandingkan dengan responden dengan lama kerja kurang dari 35 jam/minggu. Kerjasama antara pemerintah dan perusahaan memiliki peran penting dalam peningkatan kesehatan pekerja, penyusunan waktu kerja yang lebih efektif dan efisien sehingga berdampak positif pada peningkatan kesehatan pekerja.