This Author published in this journals
All Journal JURNAL REKAYASA
Elfida Agus
Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Bung Hatta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERENCANAAN GERBANG BATAS KOTA PARIAMAN Elfida Agus
JURNAL REKAYASA Vol 8 No 1 (2018): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1859.944 KB) | DOI: 10.37037/jrftsp.v8i1.24

Abstract

Untuk menunjukkan identitas Kota Pariaman telah dilakukan penyusunan Tipologi Gerbang Batas Kota (Sampan, Kurai Taji dan Sunur) sebagai penanda memasuki Kota Pariaman yang merepresentasikan kekhasan kota secara simbolik melalui tulisan atau sculpture yang berornamen yang merepresentasikan identitas kota.Bentuk gerbang dengan modifikasi yang fungsional dan estetis lebih menekankan pada suasana yang menyenangkan, menghindari penumpukan aktivitas tak teratur, tidak menakutkan dan mencerminkan keprofesionalan. Bentuk gerbang didukung tata hijau (taman) yang menciptakan kekhasan dan menghilangkan keseragaman (uniformality) dari sebuah fasilitas publik. Pola tata hijau (landsekap) dapat menerapkan pola dan karakter formal atau tidak sangat tergantung dari lokasi dan sifat kegiatan yang terjadi di masing-masing lokasi gerbang Kota Pariaman. Lansekap harus mampu memberikan kesatuan antara tapak gerbang kota, unsur air, udara dan sirkulasi jalan merupakan aspek perancangan lansekap yang baik Dalam perencanaannya bentuk dan detail bangunan tropis yang modern dipilih sebagai jawaban dari kriteria aspek ekonomi dan sustainability pembangunan gerbang Kota Pariaman. Bentuk tersebut kemudian dipadukan dengan detail-detail elemen bangunan tradisional setempat sebagai upaya kontekstualisasi kawasan sekitarnya serta tetap menjadi gerbang kota yang tanggap terhadap iklim tropis.
PERSEPSI MAHASISWA ARSITEKTUR TINGKAT SATU TERHADAP PROSPEK DAN MASA DEPAN PROFESI ARSITEK Ika Mutia; Elfida Agus
JURNAL REKAYASA Vol 8 No 1 (2018): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1288.981 KB) | DOI: 10.37037/jrftsp.v8i1.25

Abstract

Masih rendahnya lulusan sekolah arsitektur yang berprofesi sebagai arsitek (desainer atau perancang), telah memunculkan banyak pertanyaan baik di kalangan akademisi maupun masyarakat. Salah satu asumsi yang muncul di kalangan masyarakat adalah adanya anggapan yang mengatakan bahwa pendidikan merancang di sekolah arsitektur saat ini belum mampu menjawab tantangan profesi arsitektur di lapangan. Salah satu penyebab yang diduga adalah tidak samanya persepsi atau ekspetasi mahasiswa ketika menempuh pendidikan dengan ketersediaan lapangan pekerjaan, sedangkan dugaan lain adalah bahwa pendidikan di bangku kuliah tidak memberikan peluang bagi mahasiswa untuk membentuk kemampuan merancang yang mumpuni. Melalui metode penelitian deskriptif kualitatif diharapkan gambaran tentang persepsi mahasiswa arsitektur tingkat satu terhadap prospek dan masa depan profesi arsitek dapat ditemukan dan dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan capaian pembelajaran.