Endang Susilowati
Prodi Kebidanan Program Diloma Tiga STIKES Panti Wilasa Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN PRESTASI BELAJAR, MOTIVASI BELAJAR DAN SOFTSKILL MELALUI IMPLEMENTASI INOVASI PEMBELAJARAN PROJECT CITIZEN DALAM MATA KULIAH PENGANTAR ASUHAN KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN PANTI WILASA SEMARANG Endang Susilowati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v4i2.86

Abstract

Tenaga bidan profesional pada tingkat Ahli Madya harus memiliki kemampuan sebagai care provider, community leader, communicator, decision maker, dan manager. Belum terintegrasinya soft skill/karakter dalam bentuk pendidikan karakter dalam setiap perkulihan. Proses pembelajaran masih menitik beratkan pada pencapaian kompetensi hard skill sehingga menjadikan lulusan kompeten di kognitifnya. Belum banyak institusi pendidikan kebidanan yang menggunakan Project Citizen menjadi salah satu metode dalam mengembangkan karakter mahasiswa. Penelitian ini tentang inovasi pembelajaran Project Citizen untuk meningkatkan kemampuan soft skill/karakter mahasiswa kebidanan dalam mata kuliah Pengantar Asuhan Kebidanan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas pada 12 mahasiswa semester II Akademi Kebidanan Panti Wilasa dalam mata kuliah pengantar asuhan kebidanan dengan pokok bahasan konsep kebidanan sebagai dasar dalam praktik kebidanan, selama 8 minggu. Prestasi belajar mahasiswa terdapat peningkatan 66 % dan motivasi belajar 20,17%. Nilai karakter mahasiswa meningkat 66,67% pada nilai karakter mandiri, dan nilai kreatif meningkat 22,25%. Terdapat korelasi positif antara nilai-nilai karakter dengan motivasi belajar dengan kekuatan korelasi yang kuat. Tidak terdapat korelasi antara nilai-nilai karakter dengan prestasi belajar, motivasi belajar dengan prestasi belajar. Prestasi belajar, motivasi belajar karakter mandiri dan kreatif mahasiswa mengalami peningkatan. Korelasi positif dan bermakna terjadi antara motivasi belajar dengan nilai softskill mahasiswa dengan kekuatan korelasi kuat.
ANALISIS HUBUNGAN APGAR KELUARGA DENGAN SIKAP SISWA TENTANG PERNIKAHAN USIA ANAK DI SMK TARUNATAMA KAB. SEMARANG DI MASA PANDEMI COVID-19 Endang Susilowati; Nur Sri Atik
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v6i1.127

Abstract

Undang-undang No 16 Tahun 2019 tentang perkawinan sudah menetapkan bahwa batas minimal umur perkawinan, yaitu 19 tahun. Pada tahun 2018, anak perempuan di Indonesia yang menikah adalah 1 dari 9 anak perempuan. Diperkirakan 1.220.900 yang menikah sebelum berusia 18 tahun. Menempatkan Indonesia pada 10 negara dengan angka absolut perkawinan anak tertinggi di dunia. Jumlah pernikahan di Kabupaten Semarang berdasarkan data BPS tahun 2019 sebanyak 7830, di Kecamatan Getasan sejumlah 343 berdasarkan data dari Kementrian Agama Kabupaten Semarang. Kasus pernikahan anak usia dini di Provinsi Jawa Tengah mengalami kenaikan cukup signifikan selama masa pandemi Covid-19 (2020), mencapai dua kali lipat dibanding dengan tahun sebelumnya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa hubungan APGAR keluarga dengan sikap terhadap pernikahan usia anak. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik, dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah siswa-siswi kelas X-XII, sampel dan teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling sebanyak 152 orang. Hasil penelitian didapatkan 28,3% umur siswa yaitu 17 tahun, sebesar 71,1% berasal dari keluarga yang memiliki fungsi keluarga sehat dan 65,8% siswa menyatakan sangat tidak setuju pernikahan usia anak. Hasil uji korelasi Spearman menunjukan adanya hubungan antara APGAR keluarga dengan sikap siswa terhadap pernikahan usia anak p=0,538; sig. (2-Tailed)