Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

ANALISIS POTENSI OBJEK DAYA TARIK WISATA DI KAWASAN SARIBU RUMAH GADANG Fondina Gusriza
Jurnal Pariwisata Vol 9, No 1 (2022): Jurnal Pariwisata
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.052 KB) | DOI: 10.31294/par.v9i1.10003

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi objek daya tarik wisata di Kawasan Saribu Rumah Gadang. Beberapa objek wisata yang sudah eksis di kawasan ini: Rumah Gadang Gajah Maram, Surau Menara, Jembatan Kuning, Festival Saribu Rumah Gadang dan Menara Songket. Kawasan ini memiliki objek daya tarik wisata lain yang potensial dikelola dan dikembangkan agar Kawasan Saribu Rumah Gadang semakin dikenal wisatawan.  Oleh karena itu perlu dianalisis potensi objek daya tarik wisata di Kawasan Saribu Rumah Gadang. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Analisis daya tarik menggunakan indikator: daya tarik alam, budaya, sosial dan daya tarik yang dibangun untuk mengidentifikasi dan mengeksplorasi potensi yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kawasan Saribu Rumah Gadang belum optimal mengembangkan potensi daya tarik wisata yang ada. Potensi yang bisa dikembangkan diantaranya; potensi alam: wisata edukatif pertanian tradisional, mengitari kawasan menggunakan sepeda ontel, potensi budaya: upacara adat, pertunjukan kesenian mingguan atau bulanan, potensi sosial: memaksimalkan pengelolaan 130 cagar budaya yang ada, wisata edukasi terkait Kerajaan Alam Surambi Sungai Pagu, upacara turun mandi, makan bajamba, dan potensi yang dibangun: memaksimalkan pengelolaan daya tarik yang sudah eksis seperti Menara Songket dengan menyewakan pakaian Minang seperti baju kurung basiba, takuluak untuk perempuan dan destar atau desta bagi laki-laki. Berdasarkan analisis ini, diharapkan seluruh stakeholder dapat memaksimalkan potensi yang ada. Agar jumlah kunjungan wisatawan semakin meningkat dan Kawasan Saribu Rumah Gadang semakin dikenal wisatawan lokal maupun wisatawan internasional. Kata kunci: Analisis Potensi Wisata, Objek Daya Tarik Wisata, Kawasan Saribu Rumah GadangABSTRAKThis study aims to analyze the potential objects of tourist attraction in the Saribu Rumah Gadang Region. Several tourist objects that already exist in this region: Rumah Gadang Gajah Maram, Surau Menara, Jembatan Kuning, Festival Saribu Rumah Gadang and Tower Songket. This area has other potential tourist attractions to be managed and developed so that the Saribu Rumah Gadang area is increasingly recognized by tourists. Therefore it is necessary to analyze the potential objects of tourist attraction in the Saribu Rumah Gadang Region. This research was conducted with a descriptive-qualitative approach. Analysis of the appeal of using the indicator: the attractiveness of natural, cultural, social and appeal that was built to identify and explore the existing potential. The results showed that the Saribu Rumah Gadang Region is not optimal in developing the potential of existing tourist attractions. The potential that could be developed including; natural potential: educational tours of traditional agriculture, circled area using the ontel bicycle, the potential of culture: the traditional ceremony, performing arts weekly or monthly, social potential: maximize the management of 130 cultural heritage, educational tours related to the Kerajaan Alam Surambi Sungai Pagu ceremony child shower, makan bajamba, and potential built: maximize the management of the appeal, which has existed as Menara Songket by renting garments such as baju kuruang basiba, takuluak for women headbands and Desta for men. Based on this analysis, it is expected that all stakeholders can maximize existing potential. The number of tourists is increasing and Kawasan Saribu Rumah Gadang increasingly recognized tourists both local and international travelers. Keywords: Tourism Potential Analysis, Tourism Objects Attraction, Saribu Rumah Gadang Area
DUKUNGAN PENGGUNA MEDIA SOSIAL TWITTER TERHADAP PELAKU UMKM DI MASA PANDEMI Fondina Gusriza
Jurnal MEBIS (Manajemen dan Bisnis) Vol 6 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/mebis.v6i2.225

Abstract

Pandemi Covid 19 membuat banyak sektor terpuruk salah satunya Sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Sektor ini mengalami kerugian yang signifikan karena Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pemerintah dan banyak pihak memberikan dukungan agar sektor ini tetap bertahan dan kembali pulih. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis dukungan pengguna Twitter terhadap UMKM di masa pandemi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan interpretasi netnografi untuk menganalisis postingan di media sosial Twitter. Subjek penelitian adalah semua pengguna media sosial Twitter. Pengumpulan data melalui kunci UMKM pandemi. Data tersebut dikumpulkan menggunakan perangkat lunak Ncapture dan dianalisis lebih lanjut menggunakan perangkat lunak Nvivo 12. Data yang diambil adalah semua cuitan langsung atau “tweet” sampai tanggal 7 Juni 2021 dan terkumpul 419 tweet. Hasil penelitian menunjukan, banyak dukungan terhadap pelaku UMKM dari berbagai pihak. Mulai dari akun Twitter pribadi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan program Lapak Ganjar, akun fanpage selebritis Vincent dan Desta, serta akun selebritis dan influencer lain yang memberikan dukungan melalui promosi gratis bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan produk mereka. Penelitian ini juga menunjukkan beberapa kata dan frasa yang sering muncul seperti “bantuan”, “membantu” dan “bersama bangkit”. Dukungan lain juga diberikan dalam bentuk sharing informasi mengenai bantuan dan support untuk tetap bertahan di tengah pandemi.
Pelaku dalam Pengelolaan Homestay di Kawasan Saribu Rumah Gadang Kabupaten Solok Selatan Sumatera Barat Fondina Gusriza
Journal of Tourism and Creativity Vol 5 No 1 (2021): Tourism
Publisher : Diploma Travel Business, Faculty of Social and Political Science, Jember University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jtc.v5i1.21009

Abstract

Saribu Rumah Gadang Region has been developing accommodation facilities that utilize the rumah gadang as homestay. Sice 2016 there are 10 rumah gadang join in the management of the homestay. Although being promote to support tourism develop, the number of tourist whose visits has not increased significantly. This paper aims to: 1) Analyze management homestay. 2) Analyzing the patterns of actors in managing homestays. This research was descriptive with a qualitative approach. Data was obtained by conducting interviews, observations and literature studies. Data analyzed was carried out using qualitative analysis with a descriptive approach that outlined data and facts obtained at the study site. The results of the study show the actors involved in management homestay are the owners homestay, Regional Government of South Solok Regency, Association of Sales of Indonesian Travel (ASATI) of West Sumatra, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Saribu Rumah Gadang and Karang Taruna Tunas Harapan. Owners homestay play a role as managers of. The regional government of South Solok Regency and ASATI as a pioneer and assistance in developed the rumah gadang being a homestay. The actors who had the most role in managing homestays are Owners homestay, local governments and the least involved is Pokdarwis.
Strategi Bertahan Hidup Pelaku Wisata Yogyakarta Saat Pandemi Covid-19 Fondina Gusriza; Muhammad Luqman Taufiq; Sheidy Yudhiasta
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2023
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v14i1.13951

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi bertahan hidup pelaku wisata Yogyakarta saat pandemi Covid-19. Pandemi Covid-19 berdampak besar bagi industri pariwisata. Sebanyak 89% pekerja sektor pariwisata kehilangan pekerjaan. Hal ini menarik untuk diteliti untuk mengetahui komitmen keberlanjutan industri pariwisata di masa depan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengambilan responden menggunakan random sampling yaitu pelaku wisata Yogyakarta yang difokuskan pada pekerja hotel, biro perjalanan dan pelaku UMKM dengan purposive sampling untuk informan dalam proses interview. Hasil penelitian sebagian besar pelaku wisata mengalami penurunan pendapatan yang sangat signifikan yaitu 80-100%. Untuk bertahan hidup para pelaku wisata memilih pekerjaan lain, yaitu berdagang, pekerjaan tidak tetap, bertani/beternak, driver online, dan usaha jasa lainnya. Pelaku wisata juga melibatkan istri atau anggota keluarga lain untuk menambah penghasilan. Penghasilan mereka kadang cukup dan kadang tidak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pandemi yang belum bisa diprediksi sampai kapan, membuat pelaku wisata memikirkan strategi bertahan hidup kedepannya. Sebanyak 31% responden memilih menekuni usaha yang dijalankan sebagai strategi jangka pendek. Untuk rencana jangka panjang sebagian besar menyiapkan inovasi untuk peningkatan kualitas industri pariwisata. Hasil yang menarik dalam penelitian ini yaitu semua pelaku wisata di Yogyakarta tetap optimis pariwisata pulih dan tetap ingin bekerja di sektor pariwisata pasca pandemi Covid-19.
Marketing Strategy Homestay in Kebangsaan Tourism Village Wonorejo Fondina Gusriza; Garsione Agni Andrea; A. Muammar Alawi
Nusantara Science and Technology Proceedings 7st International Seminar of Research Month 2022
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/nstp.2023.3340

Abstract

Kebangsaan Tourism Village is one of the buffer villages located next to the Baluran National Park. This tourist village has enormous tourism potential to be developed. The development of tourism is also accompanied by the number of homestays growing which began to develop from 2017 and currently there are 9 homestays listed. The purpose of this study was to analyze the Marketing Strategy Homestay in Kebangsaan Tourism Village Wonorejo. This research is descriptive with a qualitative approach. Data obtained by conducting interviews, observations and literature study. Data analyzed using the 7P marketing theory. The results of the study indicate that the marketing strategy has not been maximized yet.
Assistance in the Development of Digital Marketing in Kebangsaan Tourism Village Wonorejo Fondina Gusriza; Joko Mijiarto
Nusantara Science and Technology Proceedings 7st International Seminar of Research Month 2022
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/nstp.2023.3343

Abstract

Kebangsaan Tourism Village is one of the buffer villages located next to the Baluran National Park. This tourist village has enormous tourism potential to be developed. The management has used promotions through Instagram social media since July 2018, but Instagram social media has only been managed for 5 months as evidenced by the last post on December 16, 2018. Kebangsaan Tourism Village also has a website with the name desawistakebangsaanwonorejo.id, but it is no longer managed so it cannot be accessed by tourists. It can be concluded that the promotion and marketing conditions of the Kebangsaan Tourism Village have stopped and are no longer carried out. The purpose of this service is training and promotion assistance by utilizing the website and social media. The method used in this service is training and mentoring. Based on the results of the training and mentoring carried out, it shows that there is an increased understanding of social media management. The management can manage websites with the name www.dewikebangsaan. This website is using as a promotion tools and sharing information related to tourism activities in the Kebangsaan Tourism Village. The management has knowledge of Instagram content, complete information on the main page, and efforts to increase insight with paid advertising.
DUKUNGAN PENGGUNA MEDIA SOSIAL TWITTER TERHADAP PELAKU UMKM DI MASA PANDEMI Fondina Gusriza
Jurnal Mebis Vol. 6 No. 2: Desember 2021
Publisher : Jurnal Mebis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/mebis.v6i2.458

Abstract

Pandemi Covid 19 membuat banyak sektor terpuruk salah satunya Sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Sektor ini mengalami kerugian yang signifikan karena Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pemerintah dan banyak pihak memberikan dukungan agar sektor ini tetap bertahan dan kembali pulih. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis dukungan pengguna Twitter terhadap UMKM di masa pandemi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan interpretasi netnografi untuk menganalisis postingan di media sosial Twitter. Subjek penelitian adalah semua pengguna media sosial Twitter. Pengumpulan data melalui kunci UMKM pandemi. Data tersebut dikumpulkan menggunakan perangkat lunak Ncapture dan dianalisis lebih lanjut menggunakan perangkat lunak Nvivo 12. Data yang diambil adalah semua cuitan langsung atau “tweet” sampai tanggal 7 Juni 2021 dan terkumpul 419 tweet. Hasil penelitian menunjukan, banyak dukungan terhadap pelaku UMKM dari berbagai pihak. Mulai dari akun Twitter pribadi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan program Lapak Ganjar, akun fanpage selebritis Vincent dan Desta, serta akun selebritis dan influencer lain yang memberikan dukungan melalui promosi gratis bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan produk mereka. Penelitian ini juga menunjukkan beberapa kata dan frasa yang sering muncul seperti “bantuan”, “membantu” dan “bersama bangkit”. Dukungan lain juga diberikan dalam bentuk sharing informasi mengenai bantuan dan support untuk tetap bertahan di tengah pandemi.
Marketing Strategy Homestay in Kebangsaan Tourism Village Wonorejo Fondina Gusriza; Garsione Agni Andrea; A. Muammar Alawi
Nusantara Science and Technology Proceedings 7st International Seminar of Research Month 2022
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/nstp.2023.3340

Abstract

Kebangsaan Tourism Village is one of the buffer villages located next to the Baluran National Park. This tourist village has enormous tourism potential to be developed. The development of tourism is also accompanied by the number of homestays growing which began to develop from 2017 and currently there are 9 homestays listed. The purpose of this study was to analyze the Marketing Strategy Homestay in Kebangsaan Tourism Village Wonorejo. This research is descriptive with a qualitative approach. Data obtained by conducting interviews, observations and literature study. Data analyzed using the 7P marketing theory. The results of the study indicate that the marketing strategy has not been maximized yet.
Assistance in the Development of Digital Marketing in Kebangsaan Tourism Village Wonorejo Fondina Gusriza; Joko Mijiarto
Nusantara Science and Technology Proceedings 7st International Seminar of Research Month 2022
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/nstp.2023.3343

Abstract

Kebangsaan Tourism Village is one of the buffer villages located next to the Baluran National Park. This tourist village has enormous tourism potential to be developed. The management has used promotions through Instagram social media since July 2018, but Instagram social media has only been managed for 5 months as evidenced by the last post on December 16, 2018. Kebangsaan Tourism Village also has a website with the name desawistakebangsaanwonorejo.id, but it is no longer managed so it cannot be accessed by tourists. It can be concluded that the promotion and marketing conditions of the Kebangsaan Tourism Village have stopped and are no longer carried out. The purpose of this service is training and promotion assistance by utilizing the website and social media. The method used in this service is training and mentoring. Based on the results of the training and mentoring carried out, it shows that there is an increased understanding of social media management. The management can manage websites with the name www.dewikebangsaan. This website is using as a promotion tools and sharing information related to tourism activities in the Kebangsaan Tourism Village. The management has knowledge of Instagram content, complete information on the main page, and efforts to increase insight with paid advertising.