Rechardus Deaz Prabowo
SMA Kanisius

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMIKIRAN MODERNISASI EKONOMI BUMIPUTRA DALAM SURAT KABAR BOEDI OETOMO DAN SOEARA MOEHAMMADIJAH DI HINDIA BELANDA (1920-1928) Rechardus Deaz Prabowo
Handep: Jurnal Sejarah dan Budaya Volume 3, No. 1, December 2019
Publisher : Balai Pelestarian Nilai Budaya Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (720.875 KB) | DOI: 10.33652/handep.v3i1.55

Abstract

Tulisan ini membahas tentang sejarah pemikiran masyarakat bumiputra di Hindia Belanda dalam memajukan kondisi perekonomian mereka di tengah-tengah situasi kolonialisme. Politik Etis melahirkan kelas menengah modern yang terdidik dari masyarakat bumiputra. Kelompok ini kemudian memengaruhi pola pemikiran masyarakat bumiputra secara umum dalam memandang situasi ekonomi modern. Pemikiran kelompok kelas modern terdidik ini dapat ditelusuri dari dua surat kabar yang berpengaruh, seperti Boedi Oetomo yang mewakili kelompok masyarakat priayi (tradisional dan modern) dan Soeara Moehammadijah yang mewakili kaum santri. Dengan menggunakan metode sejarah, tulisan ini menunjukkan bahwa perekonomian pada masa Hindia Belanda dibangun atas pandangan ideal pemerintah kolonial atas sistem ekonomi liberal. Kedua surat kabar memberikan opini yang berbeda dalam menghadapi situasi zaman modern, sesuai dengan basis kultural masyarakat yang diwakilinya. Boedi Oetomo mengutamakan modernisasi alat-alat produksi, pendidikan ekonomi, dan perbaikan tata kelola usaha, sedangkan Soeara Moehammadijah menunjukkan bahwa cara memperbaiki perekonomian masyarakat adalah berbasis sumbangan komunitas dan pendidikan moral.