Miftahuddin Azmi
Majlis Ta’lim Hurin ‘In Jombang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sejarah Pergumulan Hukum Islam dan ‎Budaya Miftahuddin Azmi
Al-Qanun: Jurnal Pemikiran dan Pembaharuan Hukum Islam Vol 13 No 1 (2010): Al-Qanun Vol. 13, No. 1, Juni 2010
Publisher : Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.295 KB) | DOI: 10.15642/alqanun.2010.13.1.53-78

Abstract

Abstrak: Secara historis, hukum Islam dan budaya lokal tidak selalu bertentangan satu sama lain. Budaya lokal memiliki tempat khusus dalam merumuskan hukum Islam. Hal ini terlihat ketika Islam tetap mengakomodasi tradisi-tradisi Pra-Islam yang tidak bertentangan dengan nilai-nilai universalise Islam itu sendiri. Selanjutnya, Imam Shafi’i (salah satu dari imam madahib al-’arba’ah) mengemukakan qaul qadim ketika di Baghdad dan qaul jadid ketika di Irak. Fenomena-fenomena semacam ini menggambarkan akulturasi Islam dengan budaya lokal, serta fleksibilitas hukum Islam menghadapi budaya lokal. Berdasarkan hal ini, prkatek ke-Islam-an di Indonesia membutuhkan paradigma baru tanpa harus mengeliminir budaya lokal yang mempunyai nilai-nilai positif.