Dian Anggraini
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Satya Negara Palembang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Kapasitas Pegawai Dalam Mewujudkan Good Governance Pada Kantor Kepegawaian Daerah Sumber Daya Manusia (BKDSDM) Kota Palembang Dian Anggraini
Jurnal Pemerintahan dan Politik Vol 4, No 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.178 KB) | DOI: 10.36982/jpg.v4i1.683

Abstract

AbstractThe realization of good governance needs professional and competent public servants. Early step that shall be taken by local government is capacity building of public servants in every public organization in the local. One public organization that is Local Employment Agency of Palembang City. Result of research indicates that capacity building of public servants at Local Employment Agency of PalembangCity in general has been quite well. Employee transparency for information openness is not working optimally. Employee responsiveness to administrative service is adequate. Employee equality in delivering service is sufficient. Capacity building of public servants must be supported by enthusiastic leadership which drives employee and collective commitment based on work contract and employee agreement. Employee must be made understood through socialization, internal session or even internal regulation.Keywords : Capacity building, good governanceAbstrakDalam mewujudkan good governance di lingkungan pemerintah daerah, dibutuhkan pegawai yang profesional dan berkompeten. Langkah awal yang diambil oleh pemerintah daerah adalah melaksanakan pengembangan kapasitas pegawai dalam setiap organisasi publik di daerah, salah satunya adalah BKDSDM Kota Palembang Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pengembangan kapasitas pegawai pada BKDSDM Kota Palembang secara umum berjalan cukup baik. Penerapan transparansi pegawai dalam bentuk keterbukaan informasi belum dilakukan secara optimal. Responsivitas pegawai terhadap pelayanan administrasi sudah cukup baik. Keadilan pegawai terhadap pelayanan sudah cukup baik. Pengembangan kapasitas pegawai antusiasme pimpinan menggerakkan pegawainya dan komitmen bersama yang sesuai dengan kontrak kerja dan janji pegawai. Namun hal tersebut terhambat adanya faktor kesadaran individu pegawai yang masih perlu diperhatikan. Sebaiknya pegawai diberikan pemahaman melalui sosialisasi atau rapat internal dan membuat aturan internal.Kata kunci : Pengembangan kapasitas, good governance
Faktor-Faktor Implementasi Program Keluarga Harapan di Kecamatan Sako Palembang Dian Anggraini
Jurnal Pemerintahan dan Politik Vol 3, No 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.033 KB) | DOI: 10.36982/jpg.v3i3.673

Abstract

 AbstractPoverty is one of the main problem that marked by amount of impecunious society, unemployment, backwardness and powerless. The height number of impecunious society cause degradation of human resource happened and make energy emulation of nation progressively weaken. By paying attention from the condition above, the government released policy of program which represent development of social security system able to lighten and assist household very impecunious to getting access service of health and elementary education. The program is Family Hope Program or PKH with the expectation of this program can decrease poverty in our state. The purpose of this study, namely to analyze whats the factor of implementation of PKH in the District of Sako Palembang.  Data collection techniques usedin the form of interview, observation and documentation.But in case, the implementation PKH in the district of SakoPalembang still encountered obstacles influenced by the factor, among other less implementers of PKH, the presence of additional costs in payment of PKH, and also not all members of PKH get additional program expecially KIP or KIS..Keywords: Factor, Implementation, Family Hope ProgramAbstrakKemiskinan merupakan salah satu masalah utama yang ditandai oleh masih besarnya jumlah penduduk miskin, pengangguran, keterbelakangan, dan keterpurukan. Tingginya angka penduduk miskin menyebabkan terjadinya penurunan sumber daya manusia dan menjadikan semakin lemahnya daya saing bangsa. Memperhatikan kondisi diatas, maka pemerintah mengeluarkan kebijakan program yang merupakan pengembangan dari sistem jaminan sosial yang dapat meringankan dan membantu rumah tangga sangat miskin dalam hal mendapatkan akses pelayanan kesehatan dan pendidikan dasar dengan harapan program ini dapat mengurangi kemiskinan di Negara kita. Program tersebut adalah Program Keluarga Harapan. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk menganalisis faktor-faktor implementasi PKH di Kecamatan Sako, dicapai dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PKH di Kecamatan SakoPalembang kurang berhasil yang dipengaruhi beberapafaktor. Hal ini dikarenakan walaupun serangkaian tahapan yang berjalan dengan lancar, meliputi Perencanaan, Pengorganisasian, Penggerakan dan Pengawasan PKH di Kecamatan Sako Palembang ditemui kendala antara lain kurangnya jumlah pedamping PKH, terdapatnya biaya tambahan akibat peralihan pembayaran melalui BRI serta belum semua peserta PKH mendapatkan Kartu Indonesia Pintar dan Kartu Indonesia Sehat (KIP/KIS)Kata kunci: Faktor, Implementasi, Program Keluarga Harapan
PEMBINAAN PEGAWAI DALAM PELAKSANAAN TUGAS DI BIRO UMUM KANTOR GUBERNUR PROVINSI SUMATERA SELATAN Dian Anggraini
Jurnal Ilmu Administrasi dan Studi Kebijakan (JIASK) مجلد 2 عدد 2 (2020): Jurnal Ilmu Administrasi dan Studi Kebijakan (JIASK) (Maret 2020)
Publisher : MAP Program Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48093/jiask.v2i2.25

Abstract

The goal of this research are to see information about employee coaching duties. The population is 151 employee and the sample is 53 people that taken by stratified proportional random sampling. The instrument of this research is question with Likert scale models that had tested for validity and reliability. Data analyzed using mean score. The result of this research are the employee coacing duties Biro Umum Kantor Gubernur Provinsi South Sumatra. Stay in is Good category.