Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

ETIKA MENUNTUT ILMU MENURUT KITAB TA’LIM MUTA’ALIM Saihu Saihu
Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam Vol 3, No 01 (2020): Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam
Publisher : STIT AL-AMIN KREO TANGERANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36670/alamin.v3i1.43

Abstract

Tulisan ini membahas etika menuntut ilmu menurut kitab Ta’lim al-Muta’alim karya dari Syekh al-Zarnuzi. Tulisan ini memfokuskan kajiannya pada deskripsi-konsepsi serta langkah-langkah yang harus dilakukan peserta didik dalam menuntut ilmu. Sumber data dalam artikel ini diperoleh dari kitab Ta’lim al-Muta’alim karya dari Syekh al-Zarnuzi dan beberapa sumber sekunder berupa referensi-referensi pendukung dan pembanding yang sesuai dengan tema artikel. Tulisan ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu berusaha untuk menggambarkan tentang suatu variable, gejala atau keadaan “apa adanya”, dan tidak dimaksudkan untuk menguji hipotesis tertentu. Hasil dari tulisan ini memperlihatkan bahwa etika menuntut ilmu peserta didik dalam kitab Ta’lim al-Muta’alim adalah 1) Memiliki niat yang sungguh dalam belajar; 2) Cerdas dalam memilih Guru, ilmu, teman, dan memiliki Ketabahan dalam Belajar; 3) Menghormati ilmu dan ulama; 4) memiliki kesungguhan, kontinuitas dan memiliki minat yang kuat; 5) Tertib; 6) Tawakal; 7) Pintar memanfaatkan waktu belajar; 8) Kasih sayang kepada sesama para penuntut ilmu; 9) dapat mengambil hikmah dari setiap yang dipelajari: 10) Wara’ dengan menjaga diri dari yang syubhat dan haram pada masa belajar. Dari konsepsi etika menuntut ilmu ini, akan melahirkan sebuah model pendidikan yang lebih mengedepankan moral tidak hanya terorientasi pada pengetahuan dan keterampilan.
Peran Hafalan Alquran (Juz’amma) Saihu Saihu
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 19, No 1 (2020): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v19i1.17172

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara menghafal Alquran dengan prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran Alquran hadis di SDIT Al Musyarrofah Jakarta. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode survei dengan pendekatan korelasional dengan melibatkan siswa kelas IV (empat) yang ikut serta dalam kegiatan menghafal Alquraan. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, kuesioner, dan studi dokumenter. Selanjutnya, analisis data menggunakan analisis korelasional dengan teknik korelasi rumus product moment. Hasil penelitian ini adalah bahwa di SDIT Al Musyarrofah Jakarta yang diterapkan dan berdasarkan hasil kuesioner tergolong cukup baik, ini dapat dilihat dari analisis data melalui skor rata-rata dari 59.436 yang berada dalam klasifikasi antara 51-75, oleh karena itu dapat disimpulan bahwa penerapan hafalan Alquran terhadap siswa SDIT Al Musyarrofah Jakarta dikategorikan sedang atau cukup baik. Kemudian prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Alquran hadis di SDIT Al Musyarrofah Jakarta berada dalam kategori baik dengan siswa yang mencapai pembelajaran tuntas sebanyak 37 siswa. Dengan demikian, hubungan antara menghafal Alquran dan prestasi siswa dalam mata pelajaran Alquran hadis di SDIT Al Musyarrofah Jakarta dengan interpretasi yang kuat atau tinggi. Ini dapat dilihat dari hasil perumusan statistik product moment dengan hasil 0,85 yang terletak antara 0,70 - 0,90 pada tabel tabel korelasi "r"
IMPLEMENTASI MANAJEMEN BALANCED SCORECARD DI PONDOK PESANTREN JAM’IYYAH ISLAMIYYAH TANGERANG SELATAN Saihu Saihu
Mumtaz: Jurnal Studi Al-Quran dan Keislaman Vol 3, No 1 (2019): Mumtaz: Jurnal Studi Al-Quran dan Keislaman
Publisher : Institut PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.631 KB) | DOI: 10.36671/mumtaz.v3i1.30

Abstract

This paper aims to determine the effectiveness in the management of Islamic boarding schools using balanced scorecard performance analysis, including using four perspectives, finance, customers, internal business processes and learning and growth in the Islamic boarding school Jam'iyyah Islamiyyah. This research uses a qualitative approach with a descriptive model. Based on research that has been done, it is known that the management of the Islamic boarding school Jam'iyyah Islamiyyah with a balanced scorecard approach is categorized as good. Because the measurement in four perspectives is close to the expected target. After being measured by the balanced scorecard approach and then analyzed with the effectiveness indicators according to Danim, the results obtained by the management of the Jam'iyyah Islamiyyah Islamic boarding school can be said to be effective.
PEMBENTUKAN KARAKTER MELALUI MODEL PENDIDIKAN TRANSFROMATIFE LEARNING PADA SANTRI DI PONDOK PESANTREN NURUL IKHLAS BALI Saihu Saihu; Baeti Rohman
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 02 (2019): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.355 KB) | DOI: 10.30868/ei.v8i2.477

Abstract

Diantara model pembelajaran yang dapat membuka pikiran seorang individu pembelajar untuk dapat mencari solusi dan merefleksi dirinya adalah model transfromatife learning. Sumber data dalam tulisan ini diperoleh melalui observasi dan wawancara dalam kurun waktu 4 bulan, yaitu dimulai dari bulan Maret sampai dengan Juli 2019.  Hasil dari tulisan ini memperlihatkan bahwa model pendidikan transformative learning dapat menjadi salah satu alternatif model pendidikan yang dapat membentuk karakter santri melalui transformasi dari materi ubudiyah ke materi sosial, dari materi-materi ukhwawi ke materi duniawi, dari yang eksklusif ke inklusif, transformasi pada aspek metodologi, pelibatan institusi sebagai sarana untuk mengimplementasikan ilmu yang didapat, mewujudkan keberpihakan pada kaum lemah (mustad’afîn). Keberhasilan dari model pendidikan ini terlihat dari sikap sikap saling menghormati, persaudaraan, keihklasan dan kesederhanaan, kemandirian dan keadilan, tidak melanggar aturan pondok pesantren, dan keteladanan, sehingga akan mewujud pada santri yang memiliki konsep moral (moral knowing), sikap moral (moral feeling), dan perilaku yang bermoral (moral behavior).
PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS KEARIFAN LOKAL (STUDI DI JEMBRANA BALI) Saihu Saihu
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 01 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v8i01.364

Abstract

This paper discusses the ethnopedagogy-based education model in Jembrana. The paper focuses on exploring the impact of ethnopedagogy-based education on the process of interaction and integration that leads to peaceful practices in Hindu and Muslim communities in Jembrana. Data sources are obtained through unstructured observation and interviews during 2017 to 2018. The writing uses the mosaic analogy theory proposed by Issac Baer Bekson (1891-1975) and peace education proposed by John Dewey (1859-1952). Writing shows that through an ethnopedagogy-based education process can shape the character of Hindus and Muslims in Jembrana to be humanistic, tolerant and inclusive. This paper also shows that to shape the character and character of Hindus and Muslims in Jembrana as well as to foster diversity understanding, is through a male tradition, thus the interaction of Hindu and Muslim communities in Jembrana leads to the process of association, integration, complementation and sublimation.
PEMBENTUKAN KARAKTER MELALUI MODEL PENDIDIKAN TRANSFROMATIFE LEARNING PADA SANTRI DI PONDOK PESANTREN NURUL IKHLAS BALI Saihu Saihu; Baeti Rohman
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 02 (2019): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v8i2.477

Abstract

Diantara model pembelajaran yang dapat membuka pikiran seorang individu pembelajar untuk dapat mencari solusi dan merefleksi dirinya adalah model transfromatife learning. Sumber data dalam tulisan ini diperoleh melalui observasi dan wawancara dalam kurun waktu 4 bulan, yaitu dimulai dari bulan Maret sampai dengan Juli 2019.  Hasil dari tulisan ini memperlihatkan bahwa model pendidikan transformative learning dapat menjadi salah satu alternatif model pendidikan yang dapat membentuk karakter santri melalui transformasi dari materi ubudiyah ke materi sosial, dari materi-materi ukhwawi ke materi duniawi, dari yang eksklusif ke inklusif, transformasi pada aspek metodologi, pelibatan institusi sebagai sarana untuk mengimplementasikan ilmu yang didapat, mewujudkan keberpihakan pada kaum lemah (mustad’afîn). Keberhasilan dari model pendidikan ini terlihat dari sikap sikap saling menghormati, persaudaraan, keihklasan dan kesederhanaan, kemandirian dan keadilan, tidak melanggar aturan pondok pesantren, dan keteladanan, sehingga akan mewujud pada santri yang memiliki konsep moral (moral knowing), sikap moral (moral feeling), dan perilaku yang bermoral (moral behavior).
PENDIDIKAN SOSIAL YANG TERKANDUNG DALAM SURAT AT-TAUBAH AYAT 71-72 Saihu Saihu
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 9 No. 01 (2020): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v9i01.703

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan karena melihat begitu pentingnya pendidikan sosial bagi kehidupan. Pendidikan sosial merupakan hal yang paling utama bagi terbangunnya kesetiakawanan, egaliter (kesamaan derajat), tenggang rasa, toleransi (tasamuh), saling menghormati, kebersamaan, kedamaian, dan persaudaraan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pendidikan sosial yang terdapat dalam Surat At-Taubah Ayat 71-72. Dalam menjawab permasalahan tersebut, penyusun menggunakan metode Maudhu’i, merupakan metode tafsir dengan jalan menghimpun seluruh atau sebagian ayat-ayat dari beberapa surah yang berbicara topik tertentu, untuk kemudian dikaitkan satu dengan yang lainnya, sehingga pada akhirnya diambil kesimpulan menyeluruh tentang masalah tersebut menurut pandangan Al-Qur’an. Penelitian ini tergolong Library Research (penelitian kepustakaan) dengan teknik analisis deskriptif kualitatif dengan cara mengumpulkan data atau bahan-bahan yang berkaitan dengan tema pembahasan dan permasalahan yang dikaji dari sumber-sumber kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, nilai-nilai pendidikan sosial yang dapat digali dari nilai Pendidikan sosial yang terkandung dalam surat at-Taubah ayat 71-72 adalah sikap tolong menolong, mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran, solidaritas sosial, persaudaraan. Relevansinya dalam pendidikan sosial adalah adanya usaha kemanusiaan untuk memilki sikap empati, saling menjaga, melindungi, sehingga memiliki rasa tenggang rasa dan kepedulian, toleransi dan solidaritas sosial yang tinggi. Inilah nilai pendidikan sosial yang terkandung dalam surat At-Taubah Ayat 71-72.
THE URGENCY OF TOTAL QUALITY MANAGEMENT IN ACADEMIC SUPERVISION TO IMPROVE THE COMPETENCY OF TEACHERS Saihu Saihu
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 9 No. 02 (2020): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v9i02.905

Abstract

This paper discusses one way to improve teacher competency through academic supervision as a form of implementation of TQM (Total Quality Management). Academic supervision is considered to be able to provide solutions in the improvement process, as well as improving the quality of teachers in an educational institution. This paper focuses on theoretical concepts, objectives, principles, planning, and techniques in the implementation and follow-up of academic supervision. Sources of data in this paper are obtained through collecting data and information through bibliographic aids or commonly referred to as reference books. This paper uses qualitative research methodologies with applied research. The results of this paper indicate that true academic supervision can improve teacher competence in an educational institution. Of course this is supported by careful planning, also the right techniques in its implementation. However, because this academic supervision is a form of implementing TQM, it refers to one of the characteristics of TQM that is continuous improvement, it is necessary to have a follow-up as a form of continual improvement over the implementation of academic supervision that has been carried out previously by the school principal or madrasa headmaster. Thus, the results to be achieved from this implementation are improvements, as well as increasing teacher competence in an educational institution.