Josephine Hardjawikarta
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Fasilitas Pelatihan dan Pengembangan Seni Visual untuk Anak di Surabaya Hardjawikarta, Josephine
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Proyek ini merupakan sebuah fasilitas rekreasi edukasi di mana melatih dan mengembangkan kemampuan dan minat anak terhadap kesenian visual di Surabaya. Gagasan ini dilatarbelakangi oleh realita bahwa walupun anak-anak memiliki otak kanan dan kiri yang perlu berjalan ssecara seimbang, namun pada kenyataannya di sekolah-sekolah saat ini lebih menekankan kepada ilmu-ilmu eksak yang cenderung menekankan kepada perkembangan otak kiri, sedangkan pelajaran sekolah seperti kesenian yang mengembangkan otak kanan anak memiliki porsi yang jauh lebih sedikit dibandingkan mata pelajaran lainnya. Fasilitas ini bersifat edukatif, informatif, dan rekreasional, dengan mengajak anak untuk bermain, bereksplorasi, dan menciptakan sesuatu sesuai imajinasi mereka. Pembagian zona pada fasilitas ini sendiri selain dibagi berdasarkan jenis aktifitasnya, juga menggolongkan ruang sesuai dengan kebutuhan anak pada jenjang usia tertentu, di mana terdiri dari area ekplorasi, kelas, maupun zona fasilitas umum (untuk semua kalangan). Untuk itu digunakan pendekatan perilaku anak, yang akan berpengaruh terhadap penataan ruang, zoning, dan sirkulasi pada fasilitas, sesuai dengan kebutuhan ruang yang ada.
Fasilitas Pelatihan dan Pengembangan Seni Visual untuk Anak di Surabaya Josephine Hardjawikarta
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (850.325 KB)

Abstract

Proyek ini merupakan sebuah fasilitas rekreasi edukasi di mana melatih dan mengembangkan kemampuan dan minat anak terhadap kesenian visual di Surabaya. Gagasan ini dilatarbelakangi oleh realita bahwa walupun anak-anak memiliki otak kanan dan kiri yang perlu berjalan ssecara seimbang, namun pada kenyataannya di sekolah-sekolah saat ini lebih menekankan kepada ilmu-ilmu eksak yang cenderung menekankan kepada perkembangan otak kiri, sedangkan pelajaran sekolah seperti kesenian yang mengembangkan otak kanan anak memiliki porsi yang jauh lebih sedikit dibandingkan mata pelajaran lainnya. Fasilitas ini bersifat edukatif, informatif, dan rekreasional, dengan mengajak anak untuk bermain, bereksplorasi, dan menciptakan sesuatu sesuai imajinasi mereka. Pembagian zona pada fasilitas ini sendiri selain dibagi berdasarkan jenis aktifitasnya, juga menggolongkan ruang sesuai dengan kebutuhan anak pada jenjang usia tertentu, di mana terdiri dari area ekplorasi, kelas, maupun zona fasilitas umum (untuk semua kalangan). Untuk itu digunakan pendekatan perilaku anak, yang akan berpengaruh terhadap penataan ruang, zoning, dan sirkulasi pada fasilitas, sesuai dengan kebutuhan ruang yang ada.