M.Pudji hardjo
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH INVESTASI SUMBER DAYA MANUSIA DAN INVESTASI MODAL TERHADAP PENDAPATAN PERKAPITA MASYARAKAT INDONESIA Didi Setyopurwanto; M.Pudji hardjo
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.69 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh investasi sumber daya manusia dan investasi modal terhadap pendapatan perkapita masyarakat Indonesia. Investasi sumber daya manusia dalam bentuk pengeluaran pemerintah di bidang pendidikan dan pengeluaran di bidang kesehatan. Investasi modal terdiri dari penanaman modal asing dan penanaman modal dalam negeri. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Data yang digunakan adalah data time series 2006-2012 dan cross section 33 propinsi di Indonesia. Data sekunder bersumber dari Badan Pusat Statistik, Badan Koordinasi Penanaman Modal, dan Ditjen Perimbangan Keuangan Kementrian Keuangan. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis data panel dengan metode fixed effect model (FEM) merupakan metode terbaik dalam mengolah data panel dalam penelitian ini. Hasil yang didapatkan dapat dibuat kesimpulan sebagai berikut: (1) pengeluaran pemerintah di bidang pendidikan, pengeluaran pemerintah di bidang kesehatan, dan penanaman modal dalam negeri berpengaruh signifikan terhadap pendapatan perkapita masyarakat, dan (2) penanaman modal asing tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan perkapita masyarakat. Arah hubungan antar variabel bersifat positif atau searah. Kata Kunci: Investasi Sumber Daya Manusia, Investasi Modal, Pendapatan Perkapita, Data Panel,  FEM
ANALISIS PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, UPAH MINIMUM DAN INVESTASI TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DI KOTA MALANG (Studi Kasus Pada Tahun 1998 – 2012) Mukhamad Rizal Azaini; M.Pudji hardjo
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.463 KB)

Abstract

Persoalan pokok yang dihadapi Indonesia dalam bidang ketenagakerjaan ini bermula dari tingginya angkatan kerja Indonesia akibat dari pertumbuhan penduduk yang banyak menyebabkan penawaran tenaga kerja akan meningkat. Tingginya penawaran tenaga kerja tidak diiringi dengan penyerapan tenaga kerja yang juga tinggi.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana pengaruh pertumbuhan ekonomi, upah minimum dan investasi terhadap penyerapan tenaga kerja di Kota Malang pada tahun 1998 – 2012. Sedangkan untuk tujuan yang kedua yaitu variabel mana yang mempunyai pengaruh yang paling dominan bila dibandingkan dengan variabel yang lainnya dalam penyerapan tenaga kerja, dapat diselesaikan menggunakan metode analisis regresi.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan data time series tahun 1998-2012. Seluruh data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari BPS Kota Malang dan studi pustaka yang terkait dengan penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik studi pustaka  dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda.Analisis data pada penelitian ini menggunakan MetodeOrdinary Least Square (OLS). Uji hipotesis menggunakan pengujian secara simultan (uji F), parsial (uji t), dan Uji Koefisien Determinasi ( ). Data-data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data pertumbuhan ekonomi, upah minimum kota (UMK), investasi, kesempatan kerja di Kota Malang tahun 1998 – 2012.   Hasil penelitian pada model pertama menunjukkan pengaruh variabel pertumbuhan ekonomi ( ) terhadap variabel kesempatan kerja (Y) diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,005 < 0,05 dengan nilai koefisiennya adalah 0,014. Maka dapat diambil informasi semakin tinggi pertumbuhan ekonomi(  akan mengakibatkan semakin tinggi pula penyerapan tenaga kerja. Dari analisis regresi, bertambahnya pertumbuhan ekonomi sebesar 1%akan mengakibatkan kenaikan penyerapan tenaga kerja sebesar 0,014%.   Pada model kedua menunjukkan pengaruh variabel upah minimum ( ) terhadap variabel kesempatan kerja(Y) diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,018 < 0,05 dengan nilai koefisiennya adalah 0,196. Maka dapat diambil informasi kenaikan upah minimum (  akan mengakibatkan penurunan penyerapan tenaga kerja. Dari analisis regresi, bertambahnya upah minimum sebesar 1% akan mengakibatkan penurunan penyerapan tenaga kerja sebesar 0,196%.     Pada model ketiga menunjukkan pengaruh variabel investasi ( ) terhadap variabel kesempatan kerja (Y) diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,005 < 0,05 dengan nilai koefisiennya adalah 0,168. Maka dapat diambil informasi semakin tinggi investasi (  akan mengakibatkan semakin tinggi pula penyerapan tenaga kerja. Dari analisis regresi, bertambahnya investasi sebesar 1% akan mengakibatkan kenaikan penyerapan tenaga kerja sebesar 0,168%. Dalam persamaan variabel investasi merupakan variabel dengan peningkatan betanda positif paling tinggi daripada variabel bebas yang lain.   Kata kunci: Pertumbuhan Ekonomi, UMK, Investasi, Kesempatan Kerja
PENGARUH INVESTASI SUMBER DAYA MANUSIA DAN INVESTASI MODAL TERHADAP PENDAPATAN PERKAPITA MASYARAKAT INDONESIA Setyopurwanto, Didi; hardjo, M.Pudji
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh investasi sumber daya manusia dan investasi modal terhadap pendapatan perkapita masyarakat Indonesia. Investasi sumber daya manusia dalam bentuk pengeluaran pemerintah di bidang pendidikan dan pengeluaran di bidang kesehatan. Investasi modal terdiri dari penanaman modal asing dan penanaman modal dalam negeri. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Data yang digunakan adalah data time series 2006-2012 dan cross section 33 propinsi di Indonesia. Data sekunder bersumber dari Badan Pusat Statistik, Badan Koordinasi Penanaman Modal, dan Ditjen Perimbangan Keuangan Kementrian Keuangan. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis data panel dengan metode fixed effect model (FEM) merupakan metode terbaik dalam mengolah data panel dalam penelitian ini. Hasil yang didapatkan dapat dibuat kesimpulan sebagai berikut: (1) pengeluaran pemerintah di bidang pendidikan, pengeluaran pemerintah di bidang kesehatan, dan penanaman modal dalam negeri berpengaruh signifikan terhadap pendapatan perkapita masyarakat, dan (2) penanaman modal asing tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan perkapita masyarakat. Arah hubungan antar variabel bersifat positif atau searah. Kata Kunci: Investasi Sumber Daya Manusia, Investasi Modal, Pendapatan Perkapita, Data Panel,  FEM
ANALISIS PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, UPAH MINIMUM DAN INVESTASI TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DI KOTA MALANG (Studi Kasus Pada Tahun 1998 – 2012) Azaini, Mukhamad Rizal; hardjo, M.Pudji
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 2 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persoalan pokok yang dihadapi Indonesia dalam bidang ketenagakerjaan ini bermula dari tingginya angkatan kerja Indonesia akibat dari pertumbuhan penduduk yang banyak menyebabkan penawaran tenaga kerja akan meningkat. Tingginya penawaran tenaga kerja tidak diiringi dengan penyerapan tenaga kerja yang juga tinggi.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana pengaruh pertumbuhan ekonomi, upah minimum dan investasi terhadap penyerapan tenaga kerja di Kota Malang pada tahun 1998 – 2012. Sedangkan untuk tujuan yang kedua yaitu variabel mana yang mempunyai pengaruh yang paling dominan bila dibandingkan dengan variabel yang lainnya dalam penyerapan tenaga kerja, dapat diselesaikan menggunakan metode analisis regresi.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan data time series tahun 1998-2012. Seluruh data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari BPS Kota Malang dan studi pustaka yang terkait dengan penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik studi pustaka  dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda.Analisis data pada penelitian ini menggunakan MetodeOrdinary Least Square (OLS). Uji hipotesis menggunakan pengujian secara simultan (uji F), parsial (uji t), dan Uji Koefisien Determinasi ( ). Data-data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data pertumbuhan ekonomi, upah minimum kota (UMK), investasi, kesempatan kerja di Kota Malang tahun 1998 – 2012.   Hasil penelitian pada model pertama menunjukkan pengaruh variabel pertumbuhan ekonomi ( ) terhadap variabel kesempatan kerja (Y) diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,005 < 0,05 dengan nilai koefisiennya adalah 0,014. Maka dapat diambil informasi semakin tinggi pertumbuhan ekonomi(  akan mengakibatkan semakin tinggi pula penyerapan tenaga kerja. Dari analisis regresi, bertambahnya pertumbuhan ekonomi sebesar 1%akan mengakibatkan kenaikan penyerapan tenaga kerja sebesar 0,014%.   Pada model kedua menunjukkan pengaruh variabel upah minimum ( ) terhadap variabel kesempatan kerja(Y) diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,018 < 0,05 dengan nilai koefisiennya adalah 0,196. Maka dapat diambil informasi kenaikan upah minimum (  akan mengakibatkan penurunan penyerapan tenaga kerja. Dari analisis regresi, bertambahnya upah minimum sebesar 1% akan mengakibatkan penurunan penyerapan tenaga kerja sebesar 0,196%.     Pada model ketiga menunjukkan pengaruh variabel investasi ( ) terhadap variabel kesempatan kerja (Y) diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,005 < 0,05 dengan nilai koefisiennya adalah 0,168. Maka dapat diambil informasi semakin tinggi investasi (  akan mengakibatkan semakin tinggi pula penyerapan tenaga kerja. Dari analisis regresi, bertambahnya investasi sebesar 1% akan mengakibatkan kenaikan penyerapan tenaga kerja sebesar 0,168%. Dalam persamaan variabel investasi merupakan variabel dengan peningkatan betanda positif paling tinggi daripada variabel bebas yang lain.   Kata kunci: Pertumbuhan Ekonomi, UMK, Investasi, Kesempatan Kerja