Rokhman Rokhman
Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Uji Pengaruh Energi Rapid Impact Compaction terhadap Tingkat Kepadatan Tanah Timbunan Rokhman Rokhman; Lawalenna Samang; Tri Harianto
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 23 No 1 (2019)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.293 KB) | DOI: 10.25042/jpe.052019.12

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis pengaruh energi pemadatan metode Rapid Impact Compaction (RIC) terhadap karakteristik pemadatan pada tanah timbunan. Metode yang digunakan adalah model alat RIC hasil pengembangan di Laboratorium Mekanika Tanah Universitas Hasunuddin dimana alat ini di kendalikan secara elektro-mekanis. Proses pemadatan dilakukan dengan memvariasikan jumlah tumbukan untuk variasi energi pemadatan. Dimana berat beban penumbuk 70 kg dan tinggi jatuh 15 cm. Untuk uji elemen menggunakan mould berdiameter 15 cm dan tinggi 25 cm sedangkan uji model mengunakan bak uji berdiameter 80 cm dan tinggi 120 cm. Untuk menguji tingkat kepadatan menggunakan DCP Test, CBR Test dan Sandcone Test. Hasil pengujian mendapatkan adanya pegaruh energi pemadatan terhadap nilai CBR dan berat isi kering tanah. Hubungan antara perbandingan energi pemadatan RIC terhadap energi pemadatan standar proctor memenuhi persamaan ϒd RIC = 0,0915 (ESP) + 1,046. Dari grafik didapatkan titik perpotongan yang merupakan titik optimum energi RIC untuk mendapatkan kepadatan sesuai energi pemadatan proctor. Dalam pengujian ini didapatkan titik optimum energinya sebesar 2.01 ESP terhadap pemadatan standar proctor dan 3.32 ESP terhadap modified proctor. Pada pengujian pemadatan RIC model pada kumulatif jumlah tumbukan sebanyak 90 kali tanah tidak mengalami penurunan. Evaluasi kinerja hasil pemadatan RIC didapat nilai Relatif Compaction (Rc) sebesar 95 %.