Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pendekatan realistik dalam meningkatkan kemampuan penalaran Matematik (penalaran analogi dan generalisasi Matematik). Subjek penelitian ini melibatkan sebanyak 69 siswa kelas 10 di SMA Negeri 1 Tembilahan, Inhil, Riau. Sebanyak 35 siswa (19 laki-laki dan 16 perempuan) sebagai kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan pendekatan realistic sedangkan 34 siswa (19 laki-laki dan 15 perempuan) sebagai kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan tanpa realistik. Pengumpulan data dilakukan sebanyak dua kali yaitu pada ujian pretes dan postes. Kemampuan penalaran Matematik diukur dengan menggunakan ujian tertulis yang terdiri dari 16 item yaitu 8 item penalaran analogi Matematik dan 8 item penalaran generalisasi Matematik. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan penalaran analogi dan generalisasi Matematik dengan menggunakan pendekatan realistik. Kemampuan penalaran Matematik lebih tinggi apabila menggunakan pendekatan realistik dibandingkan dengan tanpa realistik. Pendekatan realistik memberikan kesempatan kepada siswa untuk menjadi lebih aktif dalam pengajaran dan pembelajaran Matematika. Pembelajaran dengan menggunakan pendekatan realistik memberikan kesan yang baik terhadap diri siswa. Siswa menjadi lebih positif dalam pembelajaran dan mencari sendiri konsep Matematika dan bukan lagi merupakan pemberitahuan dariĀ guru. Siswa itu sendiri yang aktif mengkonstruksi pengetahuannya. Siswa merasa diberi kesempatan untuk mengeksplor pemikirannya. Pendekatan realistik menjadikan pembelajaran berpusatkan siswa sehingga siswa merasa senang dalam pembelajaran Matematika dan ini secara tidak langsung dapat meningkatkan kemampuan Matematika kepada tahap yang lebih tinggi.Kata Kunci: Analogi, Generalisasi, Kemampuan Matematika, Pendekatan realistik