Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Desain Pelabuhan Multiguna dalam Mendukung Perekonomian Wilayah Gugus Pulau di Provinsi Kepulauan Kawasan Timur Indonesia (KTI) Sujarwanto Sujarwanto
Jurnal Penelitian Transportasi Laut Vol 17, No 3 (2015): Jurnal Penelitian Transportasi Laut
Publisher : Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/transla.v17i3.1410

Abstract

Pelabuhan multiguna merupakan pelabuhan yang terminalnya dapat melayani berbagai macam kapal dan muatan untuk mengantisipasi berbagai macam lalulintas komoditi yang dibongkar/muat di pelabuhan. penelitian ini bertujuan untuk menemukan suatu konsep layout terminal yang bersifat multiguna dalam mendukung perekonomian wilayah provinsi kepulauan di Kawasan Timur Indonesia, menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif terkait prediksi arus barang dan kapal serta kebutuhan dermaga dan lapangan penumpukan sesuai dinamika, karakteristik permintaan dan aktivitas bongkar muat barang dan operasional. Berdasarkan hasil analisis dapat dikemukakan bahwa karakteristik volume/kapasitas B/M masih terbatas, volume rendah dan jenis muatan beraneka ragam, sehingga memerlukan konsep terminal yang bersifat multiguna. Model layout dermaga yang direkomendasikan adalah model layout terminal multiguna dermaga tunggal dan dua dermaga. Strategi pengembangan terminal multiguna dalam mendukung perekonomian wilayah KTI dapat dilakukan secara bertahap sesuai urutan prioritas. Tahap pertama adalah mempersiapkan lapangan petikemas, tahap kedua melakukan perpanjangan dermaga secara bertahap sesuai pertumbuhan arus barang dan mempersiapkan peralatan bongkar muat sesuai dengan jumlah dan jenis kemasan barang yang dilayani.
Perilaku Pengguna Jasa Angkutan Penyeberangan Dalam Pencegahan Covid-19 Pada Lintasan Merak-Bakauheni Pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Feronika Sekar Puriningsih; Wiwit Trisnawati; Sujarwanto Sujarwanto; Achmad Andhika Kharisma
Jurnal Penelitian Transportasi Laut Vol 23, No 2 (2021): Jurnal Penelitian Transportasi Laut
Publisher : Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/transla.v23i1.2014

Abstract

Penerapan menerapkan protokol kesehatan 3M (Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak) diharapkan dapat mencegah penyebaran Covid-19. Masa adaptasi kebiasaan baru berarti memberlakukan standar kehidupan baru. Maksud kajian adalah untuk melakukan evaluasi terhadap perilaku penumpang memenuhi protokol kesehatan di terminal penumpang maupun di atas kapal. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional, menggunakan skala Guttman. Dari hasil penelitian ditarik kesimpulan bahwa, kesadaran memakai masker masih kurang baik dengan nilai 49%, kesadaran untuk membawa masker cadangan sangat baik dengan nilai 94%. Dari hasil pengamatan masih banyak ditemuai penggunaan masker yang tidak benar, bahkan ada yang tidak dipakai masker. Kesadaran untuk menjaga jarak sangat baik sebesar 99%. Dari hasil pengamatan untuk kelompok perjalanan/keluarga, biasanya sulit untuk menjaga jarak dengan duduk saling berdekatan dan bahkan membuka masker. Kesadaran untuk mencuci tangan masih kurang sebesar 56%, sebanyak 44 % karena keharusan. Pemahaman perilaku hidup sehat (3M) sangat baik sebesar 88%. Berdasarkan penilaian penumpang untuk kecukupan fasilitas protokol kesehatan dinilai baik sebesar 79%, keberadaan pengawas sangat baik sebesar 80%, kedisiplinan penumpang dinilai baik sebesar 85%. Responden setuju protokol kesehatan tetap diberlakukan sebanyak 93%. Pelabuhan dinilai aman dari penyebaran covid, dengan nilai sebesar 74 %. Semua penumpang tetap berminat menggunakan angkutan penyeberangan.
Pengembangan Pelayaran Perintis pada Perintis Pulau-Pulau Terisolir di Kepulauan Riau Syafril KA Syafril KA; Sujarwanto Sujarwanto
Jurnal Penelitian Transportasi Laut Vol 17, No 2 (2015): Jurnal Penelitian Transportasi Laut
Publisher : Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/transla.v17i2.1411

Abstract

Kepulauan Riau adalah sebuah provinsi di Indonesia, yang terdiri dari pulau-pulau, dengan jumlah 2.408 pulau besar, dan kecil, 30% pulau-pulau tersebut belum bernama, dan belum berpenghuni. Luas wilayahnya sebesar 252.601 km², sekitar 95% merupakan lautan, dan hanya sekitar 5% daratan. Secara keseluruhan wilayah Kepulauan Riau terdiri dari 4 kabupaten, dan 2 kota, 47 kecamatan serta 274 kelurahan/desa. Hambatan geografis, demografis, dan transportasi laut menyebabkan pemanfaatan sumber daya alam yang tersebar pada pulau-pulau kecil tidak menguntungkan, mengakibatkan ketertinggalan, keterisolasian atau keterpencilan dibandingkan pulau-pulau lainya yang mempunyai kemudahan pengangkutan yang lebih lancar. Dengan menggunakan pendekatan analisis tingkat aksesibilitas untuk memecahkan permasalahan. Hasil yang diharapkan dari penelitian adalah perubahan tingkat konektivitas. Pelabuhan yang aktif di kepulauan Riau hanya 21 pelabuhan yang terakreditasi oleh angkutan laut penumpang, pelayaran perintis dan angkutan penyeberangan. Selanjutnya kapal-kapal komersial belum banyak melayani, karena secara ekonomis belum menguntungkan.