Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis SWOT sebagai Strategi Pengembangan Bisnis Batubara pada PT. ELS Wibowo, Kuncoro; Sarjana, Samuel Horas
Journal of Information System, Applied, Management, Accounting and Research Vol 10 No 1 (2026): JISAMAR (February 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jayakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52362/jisamar.v10i1.2182

Abstract

This study aims to analyze the strategic position of PT. ELS using the SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) approach to formulate a sustainable business development strategy. Data were collected through company profile documents and secondary observations of operational and marketing activities. The analysis results indicate that the company’s main strengths lie in its extensive supplier and customer networks, product quality, and logistics efficiency. However, weaknesses include dependence on global coal price fluctuations and limited energy diversification. Market opportunities remain open, particularly in the Asian region, along with digital technology adoption, while major threats come from stricter environmental policies and the global transition toward clean energy. Based on these findings, short-term strategies include strengthening financial structures and operational efficiency, while long-term strategies involve diversification into alternative energy sources and enhancing regulatory compliance.
Pelatihan Menabung Sejak Dini di Panti Asuhan Parapattan : Pengabdian Samuel Horas Sarjana; Kuncoro Wibowo; Eduward Tony Sitorus; Ringkot P Nainggolan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7091

Abstract

Panti Asuhan adalah suatu tempat yang memiliki kepedulian dan terpanggil untuk mempunyai rasa tanggung jawab kepada anak-anak yang berada di dalam keadaan tidak normal atau tidak layak disebabkan tidak memiliki orang tua, keluarga atau dapat juga dikarenakan ketidaksanggupan bahkan ketidakpedulian keluarga terhadap mereka. Panti Asuhan dibangun untuk memberikan pelayanan agar terwujud kesejahteraan sosial bagi anak terlantar tersebut dengan cara mengambil peran sebagai pengganti orang tua atau wali anak terlantar kemudian mencukupi kebutuhan fisik, mental dan juga sosial mereka. Bentuk layanan utama bagi anak-anak kurang beruntung tersebut adalah memberi pelayanan di bidang pendidikan. Melihat keadaan panti asuhan pada umumnya mudah ditemui minimnya literasi, pemahaman dan juga perlakuan pendidikan bagi para anak-anak penghuni panti asuhan. Masalah pendidikan seperti yang tertuang di dalam Undang-Undang Dasar 1945 adalah hak setiap warga negara, tertulis pada pasal 31 ayat 1,, yakni: Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. Bahkan tujuan “Mencerdaskan kehidupan bangsa” adalah merupakan salah satu dari empat tujuan utama negara Indonesia yang tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 alinea keempat. Begitu pentingnya arti pendidikan bagi negara Indonesia. Pendidikan juga berperan dalam pembentukan sikap maupun orientasi (pengenalan) anak terhadap kondisi belajar, membentuk perilaku, kebiasaan yang baik dan benar juga menambah pengetahuan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mempunyai tujuan agar anak-anak penghuni Panti Asuhan Parapattan dapat memiliki kesadaran serta kebiasaan menabung, menyisihkan uang yang dimiliki untuk nantinya dapat digunakan bagi hal-hal yang lebih bernilai. Sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat ditujukan kepada anak-anak penghuni Panti Asuhan Parapattan dari rentang jenjang pendidikan Taman Kanak-Kanak (TK) hingga jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) yang keseluruhannya berjumlah 36 anak. Dalam melakukan pelatihan dan pendidikan menabung sejak dini kepada anak-anak penghuni Panti Asuhan memakai metode penyuluhan dengan menerangkan dan menerapkan langsung melalui paparan narasi, juga contoh nyata cara menabung serta menjelaskan manfaat menabung yang semuanya itu diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, pemahaman, keterampilan juga kreativitas anak panti asuhan. Anak-anak penghuni Panti Asuhan Parapattan pada umumnya telah mampu membaca, menulis, maupun berhitung. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mempunyai tujuan agar anak-anak penghuni Panti Asuhan Parapattan dapat memiliki kesadaran serta kebiasaan menabung, menyisihkan uang yang dimiliki untuk nantinya dapat digunakan untuk hal yang lebih bernilai. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini memperlihatkan antusiasme yang sangat tinggi dari anak-anak tersebut juga keikutsertaan yang total serta termotivasi untuk melakukan kebiasaan menabung demi masa depan yang cerah. Diharapkan kegiatan seperti ini sering dilaksanakan untuk memberikan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak panti asuhan.
Financial Literacy and Fintech Adoption in Indonesia: A Review from Campus Surveys and National Case Studies Adrian Adrian; Oktavia Marpaung; Verdi Yasin; Samuel Horas Sarjana
International Journal of Informatics, Economics, Management and Science Vol 4 No 2 (2025): IJIEMS (August 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jayakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52362/ijiems.v4i2.2014

Abstract

The financial technology (fintech) sector in Indonesia has experienced significant growth with widespread adoption across various demographic groups. However, this development also reveals systemic vulnerabilities, particularly in the context of the financial literacy gap among users. This article explores the relationship between financial literacy and fintech adoption in Indonesia by integrating findings from campus surveys and national financial literacy reports. The study emphasises the importance of structured, integrated, and behaviour-change-focused national financial literacy programs. The article also offers strategic recommendations for integrating financial education into formal curricula, fostering cross-sector collaboration, and promoting ethical design on fintech platforms to safeguard users and promote digital financial inclusion. Keywords: Financial Literacy, Fintech Adoption, Education
Analisis Strategi Bisnis Berbasis SWOT pada PT Sauna Rahaf Utama Kuncoro Wibowo; Samuel Horas Sarjana
Journal of Information System, Applied, Management, Accounting and Research Vol. 10 No. 3 (2026): JISAMAR (August 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jayakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52362/jisamar.v10i3.2429

Abstract

This study aims to formulate an appropriate business development strategy for PT Sauna Rahaf Utama to navigate the competitive landscape of the engineering services industry. Utilizing the SWOT analysis framework (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats), the research evaluates the firm’s competitive standing across internal and external dimensions. A qualitative descriptive methodology was employed, utilizing secondary observations and corporate document analysis. The findings, derived from IFAS and EFAS matrix calculations, yielded a total score of 2.95, positioning the company in Quadrant I (Aggressive Strategy). The primary strengths identified include operational experience since 2016 and a robust portfolio of state-owned enterprise (SOE) clients. Conversely, critical weaknesses lie in limited digital brand presence and a lack of international certifications. Consequently, the study recommends a growth-oriented strategy focusing on strengthening digital identity, obtaining ISO certifications to bolster competitiveness, and innovating technology-based services to capitalize on emerging opportunities within the mining and infrastructure sectors.