Sugiyarto Sugiyarto
Program Studi Biosain, Fakultas Pascasarjana, Universitas Sebelas Maret

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Keanekaragaman dan Pengelompokan Jenis Ikan di Waduk Mulur Sukoharjo, Jawa Tengah, Indonesia Rahma Faradiana; Agung Budiharjo; Sugiyarto Sugiyarto
Depik Vol 7, No 2 (2018): August 2018
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1556.424 KB) | DOI: 10.13170/depik.7.2.10004

Abstract

ABSTRAKWaduk Mulur mempunyai luas 151 hektar. Waduk ini memiliki satu  inlet dan dua outlet. Pada kawasan inlet dan outlet mempunyai faktor biotik dan faktor abiotik yang berbeda yang dapat mempengaruhi keanekaragaman jenis ikan. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat keanekaragaman dan pengelompokan jenis ikan yang ada di Waduk Mulur. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober-November 2017 dan proses identifikasi ikan di Universitas Sebelas Maret. Pengambilan sampel ikan menggunakan metode purposive sampling dengan menentukan empat stasiun yang mewakili yakni pada kawasan inlet, tengah waduk dan dua lokasi outlet. Sampling dilakukan pukul 06.00-18.00 WIB dengan membuat plot ukuran sekitar 10x20 meter3. Sampling dilakukan sebanyak tiga kali ulangan pada masing- masing stasiun. Alat yang digunakan untuk menangkap ikan adalah jaring biasa, jala, serok ikan, anco, dan pancing. Identifikasi ikan dengan buku Kottelat et al (1993). Parameter lingkungan perairan yang diukur mencakup suhu, kecepatan arus, penetrasi cahaya, DO, BOD, dan plankton. Perhitungan indeks keanekaragaman dengan menggunakan indeks keragaman Shannon Wiener. Hubungan antara faktor abiotik dan keanekaragaman jenis ikan dianalisis dengan uji korelasi regresi menggunakan SPSS versi 23.0. Ikan yang berhasil ditangkap dan diidentifikasi selama penelitian berjumlah 512 ekor dikelompokkan kedalam 11 familia, 16 genus dan 24 species. Berdasarkan perhitungan indeks diversitas ikan menunjukkan di kawasan inlet dan tengah mempunyai indeks diversitas lebih tinggi yaitu 1,003 dan 1,026 sedangkan pada stasiun outlet I dan II secara berturut-turut yaitu 0,784 dan 0,895. Faktor abiotik yang secara signifikan mempengaruhi keanekaragaman ikan adalah penetrasi cahaya dan kecepatan arus. Habitat yang berbeda menyebabkan perbedaan karakter morfologi pada ikan.Kata Kunci : Keanekaragaman, Ikan, Waduk Mulur
Keanekaragaman dan Pengelompokan Jenis Ikan di Waduk Mulur Sukoharjo, Jawa Tengah, Indonesia Rahma Faradiana; Agung Budiharjo; Sugiyarto Sugiyarto
Depik Vol 7, No 2 (2018): August 2018
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.7.2.10004

Abstract

ABSTRAKWaduk Mulur mempunyai luas 151 hektar. Waduk ini memiliki satu  inlet dan dua outlet. Pada kawasan inlet dan outlet mempunyai faktor biotik dan faktor abiotik yang berbeda yang dapat mempengaruhi keanekaragaman jenis ikan. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat keanekaragaman dan pengelompokan jenis ikan yang ada di Waduk Mulur. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober-November 2017 dan proses identifikasi ikan di Universitas Sebelas Maret. Pengambilan sampel ikan menggunakan metode purposive sampling dengan menentukan empat stasiun yang mewakili yakni pada kawasan inlet, tengah waduk dan dua lokasi outlet. Sampling dilakukan pukul 06.00-18.00 WIB dengan membuat plot ukuran sekitar 10x20 meter3. Sampling dilakukan sebanyak tiga kali ulangan pada masing- masing stasiun. Alat yang digunakan untuk menangkap ikan adalah jaring biasa, jala, serok ikan, anco, dan pancing. Identifikasi ikan dengan buku Kottelat et al (1993). Parameter lingkungan perairan yang diukur mencakup suhu, kecepatan arus, penetrasi cahaya, DO, BOD, dan plankton. Perhitungan indeks keanekaragaman dengan menggunakan indeks keragaman Shannon Wiener. Hubungan antara faktor abiotik dan keanekaragaman jenis ikan dianalisis dengan uji korelasi regresi menggunakan SPSS versi 23.0. Ikan yang berhasil ditangkap dan diidentifikasi selama penelitian berjumlah 512 ekor dikelompokkan kedalam 11 familia, 16 genus dan 24 species. Berdasarkan perhitungan indeks diversitas ikan menunjukkan di kawasan inlet dan tengah mempunyai indeks diversitas lebih tinggi yaitu 1,003 dan 1,026 sedangkan pada stasiun outlet I dan II secara berturut-turut yaitu 0,784 dan 0,895. Faktor abiotik yang secara signifikan mempengaruhi keanekaragaman ikan adalah penetrasi cahaya dan kecepatan arus. Habitat yang berbeda menyebabkan perbedaan karakter morfologi pada ikan.Kata Kunci : Keanekaragaman, Ikan, Waduk Mulur
Keanekaragaman dan Pengelompokan Jenis Ikan di Waduk Mulur Sukoharjo, Jawa Tengah, Indonesia Rahma Faradiana; Agung Budiharjo; Sugiyarto Sugiyarto
Depik Vol 7, No 2 (2018): August 2018
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.7.2.10004

Abstract

ABSTRAKWaduk Mulur mempunyai luas 151 hektar. Waduk ini memiliki satu  inlet dan dua outlet. Pada kawasan inlet dan outlet mempunyai faktor biotik dan faktor abiotik yang berbeda yang dapat mempengaruhi keanekaragaman jenis ikan. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat keanekaragaman dan pengelompokan jenis ikan yang ada di Waduk Mulur. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober-November 2017 dan proses identifikasi ikan di Universitas Sebelas Maret. Pengambilan sampel ikan menggunakan metode purposive sampling dengan menentukan empat stasiun yang mewakili yakni pada kawasan inlet, tengah waduk dan dua lokasi outlet. Sampling dilakukan pukul 06.00-18.00 WIB dengan membuat plot ukuran sekitar 10x20 meter3. Sampling dilakukan sebanyak tiga kali ulangan pada masing- masing stasiun. Alat yang digunakan untuk menangkap ikan adalah jaring biasa, jala, serok ikan, anco, dan pancing. Identifikasi ikan dengan buku Kottelat et al (1993). Parameter lingkungan perairan yang diukur mencakup suhu, kecepatan arus, penetrasi cahaya, DO, BOD, dan plankton. Perhitungan indeks keanekaragaman dengan menggunakan indeks keragaman Shannon Wiener. Hubungan antara faktor abiotik dan keanekaragaman jenis ikan dianalisis dengan uji korelasi regresi menggunakan SPSS versi 23.0. Ikan yang berhasil ditangkap dan diidentifikasi selama penelitian berjumlah 512 ekor dikelompokkan kedalam 11 familia, 16 genus dan 24 species. Berdasarkan perhitungan indeks diversitas ikan menunjukkan di kawasan inlet dan tengah mempunyai indeks diversitas lebih tinggi yaitu 1,003 dan 1,026 sedangkan pada stasiun outlet I dan II secara berturut-turut yaitu 0,784 dan 0,895. Faktor abiotik yang secara signifikan mempengaruhi keanekaragaman ikan adalah penetrasi cahaya dan kecepatan arus. Habitat yang berbeda menyebabkan perbedaan karakter morfologi pada ikan.Kata Kunci : Keanekaragaman, Ikan, Waduk Mulur