Syahrul Purnawan
Jurusan Ilmu Kelautan, Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kajian awal granulometri pada kawasan lamun dan terumbu karang: studi kasus di gugusan Pulau Pari, Kepulauan Seribu Syahrul Purnawan
Depik Vol 4, No 2 (2015): AUGUST 2015
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.403 KB) | DOI: 10.13170/depik.4.2.2640

Abstract

Abstract. Granulometric study is considered as a tool to predict sediment formation process in an aquatic environment. This paper discusses brief assessment of granulometri studies on seagrass and coral reef areas in Indonesia by collecting samples at Pari Island waters. Sediment samples were taken in May 2008 near the coral reefs and seagrass area in the cluster of Pari Island waters, Seribu Islands, Jakarta. The wet sieving method was done to separate the sediment samples based on grain size. Statistical analysis i.e., mean, sorting, skewness, and kurtosis at both locations showed a considerably complex energy works on the sediment distribution in these locations.Keywords: granulometry; sediment; coral reef; seagrass Abstrak. Studi granulometri dapat menjadi alat penduga proses terbentuknya sedimen di suatu lingkungan perairan. Tulisan ini membahas kajian ringkas studi granulometri pada kawasan lamun dan terumbu karang di Indonesia dengan mengambil contoh di perairan Pulau Pari. Sampel sedimen diambil pada Mei 2008 di kawasan terumbu karang dan lamun pada perairan gugusan Pulau Pari, Kepulauan Seribu, Jakarta. Metode ayak basah dilakukan untuk memisahkan sampel sedimen berdasarkan ukuran butir. Hasil analisis statistik ukuran butiran berupa mean, sorting, skewness, dan kurtosis pada kedua lokasi mengindikasikan fungsi energi yang cukup kompleks bekerja terhadap sebaran sedimen di lokasi tersebut.Kata kunci: granulometri; sedimen; terumbu karang; padang lamun
Kajian awal granulometri pada kawasan lamun dan terumbu karang: studi kasus di gugusan Pulau Pari, Kepulauan Seribu Syahrul Purnawan
Depik Vol 4, No 2 (2015): AUGUST 2015
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.4.2.2640

Abstract

Abstract. Granulometric study is considered as a tool to predict sediment formation process in an aquatic environment. This paper discusses brief assessment of granulometri studies on seagrass and coral reef areas in Indonesia by collecting samples at Pari Island waters. Sediment samples were taken in May 2008 near the coral reefs and seagrass area in the cluster of Pari Island waters, Seribu Islands, Jakarta. The wet sieving method was done to separate the sediment samples based on grain size. Statistical analysis i.e., mean, sorting, skewness, and kurtosis at both locations showed a considerably complex energy works on the sediment distribution in these locations.Keywords: granulometry; sediment; coral reef; seagrass Abstrak. Studi granulometri dapat menjadi alat penduga proses terbentuknya sedimen di suatu lingkungan perairan. Tulisan ini membahas kajian ringkas studi granulometri pada kawasan lamun dan terumbu karang di Indonesia dengan mengambil contoh di perairan Pulau Pari. Sampel sedimen diambil pada Mei 2008 di kawasan terumbu karang dan lamun pada perairan gugusan Pulau Pari, Kepulauan Seribu, Jakarta. Metode ayak basah dilakukan untuk memisahkan sampel sedimen berdasarkan ukuran butir. Hasil analisis statistik ukuran butiran berupa mean, sorting, skewness, dan kurtosis pada kedua lokasi mengindikasikan fungsi energi yang cukup kompleks bekerja terhadap sebaran sedimen di lokasi tersebut.Kata kunci: granulometri; sedimen; terumbu karang; padang lamun
Kajian awal granulometri pada kawasan lamun dan terumbu karang: studi kasus di gugusan Pulau Pari, Kepulauan Seribu Syahrul Purnawan
Depik Vol 4, No 2 (2015): AUGUST 2015
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.4.2.2640

Abstract

Abstract. Granulometric study is considered as a tool to predict sediment formation process in an aquatic environment. This paper discusses brief assessment of granulometri studies on seagrass and coral reef areas in Indonesia by collecting samples at Pari Island waters. Sediment samples were taken in May 2008 near the coral reefs and seagrass area in the cluster of Pari Island waters, Seribu Islands, Jakarta. The wet sieving method was done to separate the sediment samples based on grain size. Statistical analysis i.e., mean, sorting, skewness, and kurtosis at both locations showed a considerably complex energy works on the sediment distribution in these locations.Keywords: granulometry; sediment; coral reef; seagrass Abstrak. Studi granulometri dapat menjadi alat penduga proses terbentuknya sedimen di suatu lingkungan perairan. Tulisan ini membahas kajian ringkas studi granulometri pada kawasan lamun dan terumbu karang di Indonesia dengan mengambil contoh di perairan Pulau Pari. Sampel sedimen diambil pada Mei 2008 di kawasan terumbu karang dan lamun pada perairan gugusan Pulau Pari, Kepulauan Seribu, Jakarta. Metode ayak basah dilakukan untuk memisahkan sampel sedimen berdasarkan ukuran butir. Hasil analisis statistik ukuran butiran berupa mean, sorting, skewness, dan kurtosis pada kedua lokasi mengindikasikan fungsi energi yang cukup kompleks bekerja terhadap sebaran sedimen di lokasi tersebut.Kata kunci: granulometri; sedimen; terumbu karang; padang lamun