Bhaskara Anggarda Gathot Subrata
Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Petra Baliem Wamena

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Bernas

PENGARUH DOSIS LIMBAH MEDIA JAMUR TIRAM PUTIH DAN INTERVAL PEMBERIAN BIO P-60 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI DI TANAH ULTISOL Bhaskara Anggarda Gathot Subrata
Bernas : Jurnal Penelitian Pertanian Vol 13, No 3 (2017): Bernas Oktober 2017
Publisher : Bernas : Jurnal Penelitian Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.729 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis limbah media jamur tiram dan interval pemberian BIO P60 terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai di Ultisol, serta interaksi antara dosis limbah media jamur tiram dan interval pemberian BIO P60 terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai. Penelitian akan dilaksanakan di screen house Program Studi Agroteknologi, Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Petra Baliem Wamena dengan ketinggian tempat 1680 meter diatas permukaan laut (dpl). Penelitian dilaksanakan bulan September 2016 sampai dengan Februari 2017. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) faktorial dengan dua faktor perlakuan. Faktor pertama adalah dosis limbah media jamur tiram yaitu 0, 20, 40 dan 60 ton/ha. Faktor kedua adalah interval pemberian BIO P60 yaitu 3 hari sekali, 6 hari sekali dan 9 hari sekali. Hasil penelitian menunjukkan pemberianlimbah media jamur tiram dapat meningkatkan seluruh variabel pertumbuhan dan hasil yang diamati. Hasil terbaik diperoleh dari pemberian dosis limbah media jamur tiram 60 ton/ha dan berbeda sangat nyata dengan pemberian dosis 20 dan 40 ton/ha. Interval pemberian BIO P60 yang dilakukan dapat meningkatkan hasil pada variabel bobot kering biji per tanaman dan bobotkering 100 biji per tanaman. Tidak terdapat interaksi antara perlakuan limbah media jamur tiram putih dan BIO P60 terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai.