Dwi Liliek Kusindarta
Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH LAMA MATURASI DAN LAMA INKUBASI FERTILISASI TERHADAP ANGKA FERTILITAS OOSIT SAPI PERANAKAN ONGOLE SECARA IN VITRO Dwi Liliek Kusindarta
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 3, No 1 (2009): March
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1055.312 KB) | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v3i1.3071

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh lama maturasi dan lama inkubasi fertilisasi terhadap angka fertilitas oosit sapi peranakan Ongole (PO) secara in vitro. Oosit diaspirasi dari folikel ovarium yang berdiameter 2-6 mm. Oosit dirandom untuk penelitian menggunakan rancangan blok acak sempurna (RCBD), dengan lama maturasi 20, 22 dan 24 jam sebagai blok dan lama inkubasi fertilisasi 4, 5 dan 6 jam sebagai perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan angka fertilitas oosit sapi PO dengan lama maturasi 20 jam dan lama inkubasi fertilisasi 4, 5 dan 6 jam masing-masing adalah 48,86%+3,88, 48,08%+2,22 dan 51,96%+ 2,27. Angka fertilitas oosit sapi PO dengan lama maturasi 22 jam dan lama inkubasi fertilisasi 4, 5 dan 6 jam masing-masing adalah 50,14%+4,18, 51,14%+4,35 dan 52,27%+2,26. Angka fertilitas oosit sapi PO dengan lama maturasi 24 jam dan lama inkubasi fertilisasi 4, 5 dan 6 jam masingmasing adalah 51,21%+4,49, 53,49%+2,43 dan 50,96%+4,18. Tidak ada perbedaan yang nyata (P0,05) angka fertilitas antara lama maturasi 20, 22 dan 24 jam dan tidak ada perbedaan yang nyata (P0,05)  angka fertilitas antara lama inkubasi fertilisasi 4, 5 dan 6 jam.