Abstrak. Intubasi endotracheal merupakan suatu tindakan membebaskan atau mempertahankan jalan napas yang memerlukan tcknik yang tepat karena bila tidak dilakukan dengan benar dapat merperburuk kondisi pasien serta menimbulkan komplikasi diantaranya intubasi oesophageal, intubasi endobronchial, aspirasi, ukuran tube tidak tepat dan perubahan letak tube, Oilakukan penelitian pada 42 pasien cedera kepala di UGO RSUD dr.Soetomo Surabaya yang dilakukan Intubasi Oral Endotrakheal yang kernudian di evaluasi hasil pemasangan tube melalui foto thoraks. Hasil penelitian menunjukkan sekitar separuh sampel (54,8%) ujung tube telah diposisikan dengan tepat, sedangkan 45,2% lainnya ujung tube berada pada posisi kurang tepat dimana faktor reposisi tube setelah evaluasi pemasanganharga p0,05) lebih tepat dibanding tanpa dilakuk:annya reposisi. Rata-rata kedalaman tube yang tepat setelah intubasi yaitu berada sebelum karina , didapatkan pada laki-lakimernerlukan panjang tube 20,4±1, 1 cm lcbih panjang dibanding perempuan 19,3±0,8 cm (p 0,0001).Hasil ini menunjukkan perbedaan dari berbagai kepustakaan yang menyatakan bahwa tube akan berada pada posisi tepat bila dimasukkan 23 cm pada pria dan 21 cm pada wanita yang mungkin disebabkan oleh perbedaan tinggi badan rata-rata orang Indonesia (Asia) dengan orang Eropa-Amerika. Terdapat hubungan yang bermakna antara tinggi badan dengan panjang tube yang tepat dimasukkan. (JKS 2008; 2: 87-96) Kata Kunci : Intubasi, Cedera Kepala, KomplikasiAbstract. Endotracheal intubations is an action to clear or to maintain the air way that requires proper technique, because if it is not performed properly it could harm patient;s condition and cause complications such as esophageal intubations, endobronchial intubation, aspiration, incorrect tube size, and tube position change. Study was conducted in 42 patients with head injury in RSUD dr. Soetomo ER, Surabaya who underwent oral endotracheal intubation and then evaluated. by chest x-ray. Report shows that approximately half of sample (54,8 %) end of tube has been placed correctly, while the rest 42,2 % end of tube is in incorrectplace where tube reposition factor after evaluation (p 0,05) is more correct than without reposition. In average, proper tube's depth after intubation is next above carina., in men it needs 20,4±1,1 cm longer than women19,3±0,8 cm (p 0,0001). This result shows the differences from may references statement that tube will be placed in correct position if it put 23 cm in men and 21 cm in women that might caused by average body height difference in Indonesian (Asian) and European-American. There is a significant correlation between body height and proper tube's lenght. (JKS :ZOOS; 2: 87-96) Keywords: Intubation. HeadInjury, Complication