Yusri Yusri
Yusri adalah Mahasiswa Magister Kebencanaan Universitas Syiah Kuala

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KESIAP SIAGAAN KANTOR KESEHATAN PELABUHAN KELAS III BANDA ACEH MENGHADAPI RISIKO BENCANA INFEKSI VIRUS MERS-CoV DI BANDARA SULTAN ISKANDAR MUDA TAHUN 2015 Yusri Yusri; Imran Imran; Mudatsir Mudatsir
Jurnal Kedokteran Syiah Kuala Vol 16, No 2 (2016): Volume 16 Nomor 2 Agustus 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Banda Aceh mempunyai tugas dan fungsi antara lain melaksanakan pencegahan masuk dan keluarnya penyakit berpotensial menimbulkan risiko Wabah dan KLB salah satunya adalah Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV). Penyakit ini merupakan penyakit infeksi melular yang berbahaya. Pada skala yang besar bisa menjadi wabah dan Kejadian Luar Biasa yang mengakibatkan meningkatnya jumlah penderita dan korban jiwa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesiapsiagaan Pegawai KKP Kelas III Banda Aceh menghadapi bencana penyakit MERS-CoV dilihat dari komponen Sumber Daya Manusia, Sarana Prasarana, Pendanaan dan Koordinasi. Penelitian ini dilakukan selama 1 (satu) bulan dari bulan November-Desember 2015. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode triangulasi. Populasi penelitian ini adalah pegawai KKP Kelas III Banda Aceh 12 orang dan 6 intansi lain yang diwakili oleh 1 orang pegawai. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui quesioner, wawancara mendalam, fokus grup diskusi dan dokumentasi. (JKS 2016; 2: 93-98) Kata Kunci: Kesiapsiagaan, MERS-CoV, SDM, Sarana dan Prasarana, Pendanaan dan Koordinasi. Abstract. Port Health Office Class III of Banda Aceh is aimed to prevent the spreading of communicable diseases such as Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV) that can be a plague and Extraordinary Condition (KLB) and raise the number of victims. This research aimed to find out the preparedness of Port Health Office Class III of Banda in dealing with MERS-CoV disease in term of human resources, facilities and infrastructures, budget, and coordination. Research was conducted from November to December in 2015. Research approach used was qualitative and triangulasi methode in Port Health Office Class III Banda Aceh. Data was collected through In-depth interview, focus group discussion, documentation and observation. The results showed that; there was no Quick Response Team and simulated emergency response, there was no isolation room in in Sulthan Iskandar Muda International Airport, the thermal scanner tool was broken and there was a lack of budget and coordination. It is recommended that Quick Response Team should be formed as soon as possible, held simulated emergency response in order to improve human resources ability, prepare facilities and infrastructures like isolation room, fix the thermal scanner tool, increase budget, and improve cooperation and coordination with other institutions. (JKS 2016; 2: 93-98) Keywords: Preparedness, MERS-CoV, Human Resources, Facilities and Infrastructures, Fund and   Coordination