Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

EFEKTIFITAS PELAKSANAAN MODEL KONSERVASI DISCHARGE PLANNING TERSTRUKTUR TERHADAP PERUBAHAN DERAJAT LUKA DAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN ULKUS DIABETIKUM Taharuddin Taharuddin
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.506 KB) | DOI: 10.33366/cr.v5i3.708

Abstract

Prevalensi diabetes melitus semakin meningkat dan komplikasi yang paling sering dialami adalah neuropati perifer yaitu berkisar 10% hingga 60% yang akan menyebabkan ulkus diabetikum. Kadar glokusa darah yang tidak terkontrol dapat menyebabkan infeksi pada ulkus diabetikum sehingga luka sukar sembuh hingga mengakibatkan pembusukan terjadi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas pelaksanaan model konservasi discharge planning terstruktur terhadap perubahan derajat luka dan kadar glukosa darah pada pasien ulkus diabetikum di Klinik Kitamura Pontianak. Penelitian ini merupakan penelitian quasy experimental dengan pre-test and post-test with control group design. Jumlah sampel 36 responden dengan tekhnik insidental sampling (18 intervensi dan 18 kontrol dengan random sampling) yang diberikan intervensi discharge planning. Analisis data menggunakan t-test untuk kadar gula darah dan uji nonparametric test untuk derajat luka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata perubahan derajat luka pada kelompok intervensi adalah 1.22 dengan SD 0.548 dan pada kelompok kontrol adalah 0.67 dengan SD 0.485 (p value 0.004). Sedangkan rerata perubahan kadar glukosa darah pada kelompok intervensi adalah 127.50 dengan SD 86.467 dan pada kelompok kontrol adalah 46.00 dengan SD 46.109 (p value 0.001). Dapat disimpulkan bahwa model konservasi discharge planning terstruktur lebih efektif dalam perubahan derajat luka dan kadar glukosa darah. Diharapkan agar model konservasi discharge planning terstruktur dapat dijadikan sebagai model dischage planning di tempat pelayanan kesehatan pasien ulkus diabetikum.
Efektifitas Pemberian Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) terhadap Penyembuhan Luka Diabetes Mellitus pada Tikus: LIterature Review Citra Rahayu; Taharuddin Taharuddin
Borneo Student Research (BSR) Vol 2 No 1 (2020): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Studi: Penelitian ini untuk mengetahui efektifitas pemberian daun binahong terhadap penyembuhan luka diabetes mellitus pada tikus dengan studi literature review. Metodologi: Pencarian jurnal menggunakan database PubMed (2015-2020), Google Scholar (2015-2020). Kata kunci dalam pencarian jurnal ini adalah effectiveness of anredera cordofilia, binahong leaves, diabetic wound healing, binahong leaves for diabetic wound healing, dan efektifitas daun binahong. Jurnal dianalisis menggunakan penilaian RAC (Research Appraisal Checklist). Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan beberapa penelitian yang membahas tentang pengaruh daun binahong terhadap penyembuhan luka terbukti efektif untuk digunakan, beberapa penelitian juga membuktikan bahwa penggunaan daun binahong memiliki efektifitas yang sama dengan salep-salep penyembuh luka lainnya. Manfaat: Hasil dari penelitian literature review ini dapat menjadi acuan kedepannya dalam penelitian lanjutan untuk menjadikan daun binahong sebagai alternatif pengobatan tradisional untuk penyembuhan luka atau pengobatan penyakit lainnya.
Efektifitas Pemberian Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) terhadap Penyembuhan Luka Bakar pada Tikus: Literature Review Ahmad Ramadhan Albadali; Taharuddin Taharuddin
Borneo Student Research (BSR) Vol 2 No 1 (2020): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Studi:Penelitian ini untuk mengetahui efektifitas pemberian daun binahong terhadap penyembuhan luka bakar pada tikus dengan studi literature review. Metodologi:Pencarian jurnal menggunakan database PubMed (2015-2020) dan Google Scholar (2015-2020). Pencarian jurnal ini menggunakan kata kunci effectiveness of anredera cordofilia, binahong leaves, healing burns, binahong leaves for healing burn, healing burns using binahong leaves dan efektifitas daun binahong. Hasil:Beberapa penelitian yang membahas tentang pengaruh dari daun binahong terhadap penyembuhan luka terbukti sangat efektif untuk digunakan, penelitian lain juga membuktikan bahwa penggunaan daun binahong memiliki efektifitas yang sama dengan salep-salep penyembuh luka lainnya. Manfaat:Semoga hasil dari penelitian ini dapat menjadi acuan oleh perawat dalam memberikan asuhan keperawatan guna membantu dalam proses penyembuhan luka bakar dan peneliti sangat mengharapkan kritik dan saran terhadap literature review yang di analisis ini, sehingga dapat menjadi masukan untuk penelitian kedepannya.
EFEKTIFITAS PEMBERIAN DAUN BINAHONG (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA SAYATAN PADA TIKUS: LITERATURE REVIEW Waode Nurhazni Rida; Taharuddin Taharuddin
Borneo Student Research (BSR) Vol 2 No 2 (2021): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan studi: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemberian daun binahong terhadap penyembuhan luka sayatan pada tikus dengan studi literature review. Metodologi: Pada penelitian ini menggunakan Literature Review, pencarian jurnal dengan database PubMed dan Google Scholar (2001 – 2020). Analisis data yang digunakan yaitu statistic deskriptif. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan beberapa penelitian yang membahas tentang pengaruh daun binahong terhadap penyembuhan luka terbukti efektif untuk digunakan, beberapa penelitian juga membuktikan bahwa penggunaan daun binahong memiliki efektifitas yang sama dengan salep - salep penyembuh luka lainnya. Manfaat: Penelitian ini diharapkan bisa menjadi tambahan ilmu di bidang keperawatan didalam menjalankan terapi komplementer mengenai efektifitas pemberian daun binahong terhadap luka sayatan. Penelitian ini juga diharapkan bisa menjadi referensi untuk penelitian selanjutnya. Penelitian ini diharapkan bisa digunakan di institusi pendidikan dalam pengembangan pembelajaran tentang pengobatan komplementer. Penelitian ini juga dapat diaplikasikan didalam ilmu keperawatan.
Hubungan Pola Makan dengan Kekambuhan Gastritis pada Remaja :Literature Review Wigi Astuti; Taharuddin Taharuddin
Borneo Student Research (BSR) Vol 3 No 2 (2022): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan : Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Pola Makan Dengan Kekambuhan Gastritis Pada Remaja: Literature Review Metode: Dalam penelitian yang akan dilakukan, desain yang digunakan yaitu literature review dengan mengumpulkan 15 jurnal terdiri dari 10 jurnal internasional dan 5 jurnal nasional. Hasil: ada Hubungan Pola Makan Dengan Kekambuhan Gastritis Pada Remaja Manfaat: Manfaat dari penelitian adalah untuk menambah wawasan, keterampilan dan pengetahuan mengenai hubungan pola makan dengan kekambuhan gastritis.
Hubungan Pola Konsumsi Kopi Dengan Kekambuhan Gastritis Jihan Fadila Suratinoyo; Taharuddin Taharuddin
Borneo Student Research (BSR) Vol 3 No 3 (2022): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan Pola Konsumsi Kopi Dengan Kekambuhan Gastritis
Hubungan Cemas dengan Kekambuhan Gastritis pada Remaja :Literature Review Muspirah Muspirah; Taharuddin Taharuddin
Borneo Student Research (BSR) Vol 3 No 3 (2022): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan : kita dapat Mengetahui hubungan cemas dengan kekambuhan gastritis pada remaja Metodologi : Penelitian dilakukan dengan cara literature review dengan menggunakan jurnnal penelitian yaitu 15 jurnal penelitian (5 jumal Nasional dan10 jurnal Internasional). Hasil: Penelitian secara Literature review ini menemukan beberapa hal penting yaitu setelah didapatkan dari 15 jumal seleruhnya memiliki hubungan antara cemas dengan kekambuhan gastritis pada remaja. Kesimpulan: Setelah dilakukan penelitian ini secara literature review dengan menggunakan urnal penelitian yaitu jumal nasioanal dan jumal international didapatkan bahwa terdapat hubungan cernas dengan kekambuhan gastritis pada remaja
Analisis Praktik Klinik Dengan Intervensi Inovasi Terapi Position Lateral Dan Suction Terhadap Hemodinamik Pasien Stroke Hemoragik Post Op Craniotomy Diruang Icu RSUD A.M Parikesit Tenggarong : Studi Kasus Taharuddin Taharuddin; Faramita Kumala Sari; Annaas Budi Setwayan; Alfi Ari Fahkrur Rizal
Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya Vol 20 No 2 (2025): October Edition
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30643/jiksht.v20i2.435

Abstract

Introduction:  Hemorrhagic stroke is a type of stroke that has a high mortality rate and disability, especially in patients who require craniotomy. Postoperatively, patients generally experience impaired consciousness and an inability to maintain the airway effectively, which can have an impact on hemodynamic instability. Therefore, innovative interventions such as Lateral Position and Suction (mucus suction) are important in supporting the stability of the patient's condition in the Intensive Care Unit (ICU). Objective: To analyze clinical practice with innovative interventions of Lateral Position and Suction therapy of hemodynamic status of hemorrhagic stroke patients after craniotomy surgery in the ICU of A.M. Parikesit Tenggarong Hospital. Methods: This study used a case study approach in post op craniotomy hemorrhagic stroke patients who were treated in the ICU, with nursing interventions in the form of Lateral Position and Suction according to the protocol. Evaluation was carried out by observing changes in hemodynamic parameters before and after the intervention, including blood pressure, pulse, respiratory rate, and oxygen saturation. Results: Lateral Position and Suction showed significant improvements in the patient's hemodynamic status, especially in increased oxygen saturation, blood pressure stability, and decreased accumulation of secretions in the airway. Conclusion: Lateral Position and Suction Therapy is effective in improving the hemodynamic stability of postcraniotomy hemorrhagic stroke patients. This intervention can be used as one of the independent nursing measures in the management of critical patients in the ICU room.