Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pendekatan Dialogis & Edukasi E-safety parenting Sebagai Upaya Mereduksi Kecanduan Gadget Anak dan Remaja di Desa Mubung, Kalimantan Barat Anindita Imam Basri; Arif Aulia; Valsa Ayunda Tisya
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 1 (2022): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v4i1.168

Abstract

In this disruptive era, internet and social media users in Indonesia are still showing an increasing trend until 2021. Teenagers are also among the most active internet users. Implicitly, excessive internet use will have a negative impact on adolescents' psychological and cognitive. Until now, many teenagers have been addicted to gadgets. This is experienced by teenagers in Desa Mubung, Kecamatan Hulu Gurung, Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, so it is very important to provide solutions to address the problems and needs of partners, namely: 1) Dialogic approach to parents in Mubung Village. 2) Socialization regarding e-safety parenting. 3) Training on how to use the e-safety parenting feature. or the target of the service, namely the parents of the children and youth of Desa Mubung. Based on the analysis of the partners' problems, community service activities generally aim to reduce the problem of gadget addiction and improve the quality of youth. The service method used is a dialogical approach, counseling, training, discussion, question and answer, and program evaluation through questionnaires. The results of the service show an increase in the percentage of knowledge and understanding of each indicator. In other words, the implementation of community service activities has succeeded in improving the quality of human resources in Desa Mubung, both parents and youth..
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT “3 IN 1”: EDUKASI PEMANFAATAN LIMBAH KULIT PISANG MENJADI MASKER WAJAH ORGANIK Valsa Ayunda Tisya
Jurnal PkM Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 1 (2022): Jurnal PkM Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : LP3K Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56327/jurnalpkm.v3i1.36

Abstract

Dewasa kini, permintaan produk kosmetik di Indonesia semakin melonjak secara signifikan, bahkan kini kaum pria mulai tertarik kepada salah satu jenis kosmetik, yaitu skincare. Namun, kondisi aktual yang saat ini ditemui di kalangan masyarakat adalah banyak kalangan remaja yang masih belum mengetahui bahaya dan implikasi negatif dari setiap kosmetik yang digunakan. Selain it8/;8u, sebagian besar remaja juga belum mengetahui mengenai cara pemanfaatan potensi desa. Kolaborasi gagasan antara pembuatan masker organik untuk menghindari bahaya masker instan dan pemanfaatan potensi sumber daya alam desa merupakan solusi yang tepat. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi edukasi masker organik berbasis pemanfataan potensi Dusun Sentolo Lor, yaitu limbah kulit pisang. Masker organik sangat aman dari bahan-bahan kimia yang dapat merusak kulit wajah. Masker organik lebih banyak mengandung nutrisi yang baik untuk kulit wajah dan dapat digunakan oleh semua jenis kulit wajah. Sasaran yang dituju adalah para pemudi Dusun Sentolo Lor, Sentolo, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Hasil kegatan pengabdian masyarakat menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman para peserta di setiap indikator yang telah ditentukan. Dengan kata lain, program ini telah berhasil memberdayakan masyarakat dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia remaja di Dusun Sentolo Lor, DIY.
PENYUSUNAN STANDART OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PADA BAGIAN PEREKONOMIAN PEMERINTAH KOTA YOGYAKARTA UNTUK MENGEVALUASI KINERJA BUMD DAN BLUD Anindita Imam Basri; Risqia Nikma Maula; Valsa Ayunda Tisya
Buletin Abdi Masyarakat Vol 2, No 2 (2022): Edisi Februari 2022
Publisher : Universitas YPPI Rembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.116 KB)

Abstract

Standard Operating Procedure (SOP) adalah seperangkat pedoman untuk memutuskan suatu tindakan. SOP (Standard Operating Procedures) adalah pedoman yang menjelaskan tata cara yang harus diikuti oleh pekerja atau petugas dalam melakukan tugasnya. Instansi pemerintah diharuskan untuk menerapkan SOP berdasarkan peraturan pemerintah dan Aparatur Negara No. 35 Tahun 2012. SOP penting dalam skenario ini untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kinerja pemerintah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji penerapan standar operasional prosedur pada bagian perekonomian Pemerintah Kota Yogyakarta. Memahami bagaimana instansi pemerintah menginginkan SOP diterapkan dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya, dan apakah SOP merupakan cara yang baik untuk meningkatkan kinerja. 
Pelatihan Pengembangan Manajemen Pemasaran di Masa Pandemi Covid-19 Bagi Usaha Catering Bu Parini di Kecamatan Danurejan DIY Valsa Ayunda Tisya; Prakosa, Adhi
ABDIMAS NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2021): ABDIMAS NUSANTARA (Juli)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Islam Majapahit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaku usaha bisnis di tahun 2021 ini masih dihadapkan dengan kenyataan bahwa pandemi Covid-19 yang melanda dunia belum dapat sepenuhnya hilang. Pelaku usaha bisnis tetap harus menjalankan usahanya di tengah kondisi ekonomi yang semakin sulit dan menurunnya tingkat daya beli masyarakat. Banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan karena pandemi ini yang menurunkan tingkat konsumsi masyarakat. Bagi pelaku usaha kuliner, penurunan pendapatan sangat terasa sejak awal pandemi di tahun 2020. Hal tersebut dialami juga oleh Catering Bu Parini yang berada di DIY. Untuk itu, diadakan program pelatihan pengembangan manajemen pemasaran lewat kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan topik pemasaran di tengah pandemi, khususnya tema-tema seputar manajemen keuangan dan manajemen pemasaran.