Serafin Kartika Harsono
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konsep Perancangan Museum Gula di Surabaya Harsono, Serafin Kartika
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

 Indonesia telah dikenal sebagai produsen gula semenjak era penjajahan Belanda dan sempat menduduki peringkat kedua di dunia. Akan tetapi, setelah kemerdekaan, produktivitas gula justru mengalami penurunan bahkan pada masa kini Indonesia menjadi negara yang mengimpor gula dari luar negeri. Kebutuhan untuk mengenang sejarah dan masa kejayaan gula di Indonesia menjadi latar belakang dari proyek ini. Proyek museum gula di Surabaya ini dirancang memberikan informasi dan edukasi kepada pengujung mengenai sejarah perkembangan gula dari masa keemasan pada era penjajahan Belanda hingga masa kini. Sejarah dihadirkan dalam desain museum melalui tata ruang yang kronologis dan sirkulasi ruang yang berurutan. Untuk mendukung kesan kronologis, maka digunakan pendalaman karakter ruang. Ruang-ruang dalam museum dirancang tidak hanya sebagai diorama pameran perkembangan gula, namun juga menampilkan suasana dan karakter ruang yang sesuai dengan kronologis sejarah gula
Konsep Perancangan Museum Gula di Surabaya Serafin Kartika Harsono
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (873.77 KB)

Abstract

 Indonesia telah dikenal sebagai produsen gula semenjak era penjajahan Belanda dan sempat menduduki peringkat kedua di dunia. Akan tetapi, setelah kemerdekaan, produktivitas gula justru mengalami penurunan bahkan pada masa kini Indonesia menjadi negara yang mengimpor gula dari luar negeri. Kebutuhan untuk mengenang sejarah dan masa kejayaan gula di Indonesia menjadi latar belakang dari proyek ini. Proyek museum gula di Surabaya ini dirancang memberikan informasi dan edukasi kepada pengujung mengenai sejarah perkembangan gula dari masa keemasan pada era penjajahan Belanda hingga masa kini. Sejarah dihadirkan dalam desain museum melalui tata ruang yang kronologis dan sirkulasi ruang yang berurutan. Untuk mendukung kesan kronologis, maka digunakan pendalaman karakter ruang. Ruang-ruang dalam museum dirancang tidak hanya sebagai diorama pameran perkembangan gula, namun juga menampilkan suasana dan karakter ruang yang sesuai dengan kronologis sejarah gula