Henra Saputra Tanjung
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PERBEDAAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIKA SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF LEARNING TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER PADA KELAS V SD SUAK TIMAH Henra Saputra Tanjung
Bina Gogik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 2 (2017): Bina Gogik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Bina Gogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis dan kemampuan berpikir kreatif matematika siswa yang diajar dengan Model Pembelajaran Kontekstual dengan siswa yang diajar dengan Model pembelajaran kooperatif learning tipe Numbered Heads Together. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan jenis penelitian quasi eksperimen. Populasi adalah seluruh siswa kelas V Suak Timah. Madinatussalam Sei Rotan Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 60 siswa.  Analisis data dilakukan dengan analisis varian (ANAVA). Hasil temuan ini menunjukkan: 1) Kemampuan berpikir kritis dan kemampuan berpikir kreatif matematika siswa yang diajar dengan Model pembelajaran kontekstual lebih baik daripada siswa yang diajar dengan pembelajaran kooperatif learning tipe Numbered Heads Together pada  materi pokok persegi panjang dan persegi; 2) kemampuan berpikir kritis siswa yang diajar dengan Model pembelajaran kontekstual lebih baik daripada siswa yang diajar dengan pembelajaran kooperatif learning tipe Numbered Heads Together materi pokok persegi panjang dan persegi; 3) kemampuan kemampuan berpikir kreatif matematika siswa yang diajar dengan pembelajaran kontekstual lebih baik daripada siswa yang diajar dengan pembelajaran kooperatif learning tipe Numbered Heads Together pada materi pokok persegi panjang dan persegi; 4) Tidak terdapat interaksi yang signifikan antara model pembelajaran terhadap tingkat kemampuan berpikir kritis dan kemampuan berpikir kreatif matematika siswa. Simpulan penelitian ini menjelaskan bahwa siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis dan kemampuan berpikir kreatif matematika lebih sesuai diajarkan dengan Model pembelajaran Kontekstual daripada pembelajaran kooperatif learning tipe Numbered Heads Together pada siswa kelas V Suak Timah. 
PENGARUH PENERAPAN METODE CROSSWORD PUZZLE TERHADAP KETERAMPILAN SOSIAL PADA MATERI KERAGAMAN SUKU BANGSA DAN BUDAYA DI INDONESIA SISWA KELAS V SD NEGERI SUAK PANDAN Mardhatillah Mardhatillah; Henra Saputra Tanjung
Bina Gogik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 2 (2018): Bina Gogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Bina Gogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.533 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode crossword puzzle terhadap keterampilan sosial pada materi keragaman suku bangsa dan budaya di Indonesia siswa kelas V SD Negeri Suak Pandan. Jenis penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Suak Pandan yang berjumlah 19 orang. Tenik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah rumus pearson product moment corelation. Berdasarkan hasil penelitian, sebelum dilakukan perlakuan diperoleh rata-rata hasil awal sebesar 57,9. Adapun hasil akhir (post-test) penelitian diperoleh nilai rata-rata sebesar 76,8. Ada pengaruh yang positif dan signifikan antara penggunaan metode crossword puzzle terhadap keterampilan sosial. Hal ini terbukti dengan hasil analisa data statistik “product moment” (rhitung) sebesar 0,625 yang mana jika hasil tersebut dikonsultasikan dengan nilai “rtabel” sebesar 0.4555 sehingga dapat disimpulkan bahwa nilai rhitung lebih besar dari nilai rtabel (rhitung > rtabel) baik pada taraf signifikansi 5%. Hal ini termasuk dalam kategori kuat. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode crossword puzzle berpengaruh terhadap keterampilan sosial pada materi keragaman suku bangsa dan budaya di Indonesia siswa kelas V SD Negeri Suak Pandan. Kata Kunci : Pengaruh, Crossword Puzzle, Keterampilan Sosial.
ANALISIS KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF SISWA MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING AND MATHEMATICS (STEM) Di SD JORING LOMBANG Doriamas Tanjung; Henra Saputra Tanjung; Siti Aminah Nababan
Bina Gogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 9, No 1 (2022): Bina Gogik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Bina Gogik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berfikir kreatif siswa melalui pendekatan pembelajaran science, technology, engineering and mathematics (STEM) di SD Joring Lombang. Penelitian ini menggunakan kualitatif. Subjek dalam penelitian disini adalah siswa kelas V dengan jumlah 18 siswa SD Joring Lombang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, tes dan dokumentasi. Instrumen penelitian adalah lembar observasi, lembar tes dan lembar validasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, display data dan kesimpulan/varifikasi. Dari hasil penelitian maka analisis kemampuan berfikir kreatif siswa melalui pendekatan pembelajaran science, technology, engineering and mathematics (STEM) di SD Joring Lombang, dilihat pada aspek elaboration sebesar 44,44% . Siswa yang mendapatkan skor 80 sebesar 33,33%, dan siswa yang mendapatkan skor 65 sebesar 22,22%. Aspek originality sebesar 33,33%. Siswa yang mendapatkan skor 60 sebesar 27,78%, dan siswa yang mendapatkan skor 45 sebesar 38,89%.  Aspek flecibility sebesar 55,56%, siswa yang mendapatkan skor 65 sebesar 33,33% dan siswa yang mendapatkan skor 40 sebesar 11.11% dan aspek  fluency sebesar 38,89%. Siswa yang mendapatkan skor 75 sebesar 16,67%, siswa yang mendapatkan skor 70 sebesar 44,44%. Kata Kunci :Kemampuan Berfikir Kreatif Siswa, Pendekatan Pembelajaran STEM. 
PENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR MA MATEMATIKA SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF JIGSAW KELAS V SDN GUNONG KLENG Henra Saputra Tanjung; Siti Aminah Nababan
Bina Gogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 9, No 2 (2022): Bina Gogik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Bina Gogik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Riset ini dilaksanakan untuk melihat bagaimana pengimplementasian model pembelajaran kooperatif Jigsaw dapat meningkatkan minat dan hasil belajar pelajar khususnya pada mata pelajaran Matematika di kelas V di SDN Gunong Kleng. Subjek riset ini berjumlah 18 siswa yang terbagi dari 11 orang anak laki-laki, dan 7 orang anak perempuan yang diteliti pada Tahun Ajaran 2022 semester Ganjil, yakni dari bulan Oktober hingga November. Adapun metode yang diterapkan dalam riset ini adalah Classroom Action Research atau yang dikenal dengan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mana dalam pelaksanaannya terdiri dari 2 siklus. Teknik Observasi dan Evaluasi berupa tes digunakan sebagai teknik pengumpulan data. Hasil riset menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang siginfikan baik itu pada minat maupun pada hasil belajar siswa kelas V SDN Gunong Kleng selama proses belajar mengajar pada mata pelajaran Matematika. Selanjutnya, indikator kecapaian dalam riset ini adalah pada peningkatan hasil belajar murid baik dari siklus I maupun siklus II dengan KKM yang telah ditentukan di SDN Gunong Kleng yaitu 65.Kata Kunci: Minat, Hasil Belajar, Jigsaw.
Pelatihan Guru dalam Mengembangan Soal Model Asesmen High Order Thinking Skills (HOTS) Siti Aminah Nababana; Henra Saputra Tanjung
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 5 (2022): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Guna Menunjang Pencapaian Sustainable Developm
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan penguasaan suatu konsep hanya akan diperoleh jika peserta didik memilikikemampuan berpikir tingkat tinggi, karena konsep yang telah dipahami akan melekat dalamingatan peserta didik dalam waktu yang lama, sehingga penting sekali bagi peserta didik untukmemiliki keterampilan berpikir tingkat tinggi atau HOTS (High Order Thinking skill). PKMS inimerupakan salah satu cara untuk melatih guru dalam penyususnan soal HOTS dan sekaliguspenyususnan asesmen pemebelajaran. Sejalan dengan kurikulum paradikma baru atau kurikulumPrototipe 2022, titik berat Kurikulum Prototipe 2022 adalah supaya siswa memiliki kemampuanyang baik. Dari permasalahan yang ditemua dilapangan guru sulit dalam mengembangkankepampuan berpikir tingkat tinggi atau HOTS. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepadamasyarakat dilkukan dengan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, penugasan. Pelaksanaan PKMSpelatihan guru dalam mengembangan soal model asesmen HOTS diharapkan bisa menjabab semuapermasalahn mitra.Kata Kunci : Pelatihan; Pengembangan; Asesmen; Soal HOTS