Penelitian Tindaka Kelas: Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Lompat Jauh Gaya Jongkok Melalui Modifikasi Permainan Pada Siswa SMAN 1 Anyer, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran Ateltik dengan materi lompat jauh melalui Penelitian Tindakan Kelas ini untuk meningkatkan hasil belajar adaladengan modifikasi permainan, sehingga diharapkan kemampuan siswa meningkat. Rumusan masalah pokok dalam penelitian ini adalah “Seberapa efektif upaya peninngkatan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok melalui modifikasi permainan pada siswa SMAN 1 Anyer?”. Tujuan penelitian ini “seberapa efektif upaya peningkatan hasil belajar lompat jauh gaya jongkokmelalui modifikaasi permainan pada siswa SMAN 1 Anyer”. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan melakukan 2 (dua) siklus tindakan, yang pada tiap siklus dilakukan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Sumber data penelitian ini adalah siswa kelas X IPA 1 SMAN 1 Anyer tahun ajaran 2019/2020, dengan jumlah 35 siswa terdiri dari 12 siswa putra dan 23 siswa putri. Teknik pengumpulan data diantaranya dengan tes praktek dan observasi lapangan.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan modifikasi permainan terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Dari hasil analisis yag diperoleh, terdapat peningkatan pada hasil belajar siswa dari kodisi awal ke siklus I dan siklus II, baik dari peningkatan nilai rata-rata pembelajaran lompat jauh gaya jongkok siswa maupun nilai ketuntasan hasil belajar. Nilai rata-rata pembelajaran lompat jauh gaya jongkok pada kondisi awal 28,57% yang tuntas atau berjumlah 10 siswa dari 35 siswa. Rata-rata siklus 1 adalah 62,86% atau berjumlah 22 siswa dari 35 siswa. Dan rata-rata kelulusan siklus 2 adalah 82,86% berjumlah 29 siswa dari 35 siswa. Tingkat kelulusan diukur dari KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) yang ditetapkan oleh sekolah sebesar 75.00. Kata Kunci : Hasil Belajar, Lompat Jauh, Modifikasi Permainan.