The purpose of this study was to determine the method of income recognition and expense in the financial statements of Petrosida Gresik. The study also explains about the method of recognition and fees in PT Petrosida Gresik comply with the standards of financial accounting and financial statements. Type of this research used descriptive quantitative with a case study approach method. Secondary data namely financial documents and concerned journals used in this study. Obtained data is used as a material for comparison with accounting standards. Results of this study indicate that PT. Petrosida Gresik basically meet with accounting standards, but there are some differences in the revenue recognition through an agent. The company does not separate the total cost of sales from sales generated by agency. In recognition of the load, the companies recognize the BI middle exchange rate on the engine and just acknowledge the recognition of foreign exchange that occurred in the payment engine using LC. The company should acknowledge the recognition engine using the closing rate BI and recognize foreign exchange at the time of payment of the LC. Keywords: method of revenue recognition, expense recognition method, the financial statements, accounting statements Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Metode pengakuan pendapatan dan beban dalam pembuatan laporan keuangan PT. Petrosida Gresik. Penelitian ini juga menjelaskan apakah metode pengakuan pendapatan dan beban PT. Petrosida Gresik telah sesuai dengan standar akuntansi keuangan dan laporan keuangan yang dibuat telah wajar menurut standar akuntansi keuangan. Jenis penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu dokumen keuangan dan jurnal – jurnal yang berkaitan. Data yang diperoleh digunakan sebagai bahan perbandingan dengan standar akuntansi keuangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PT. Petrosida Gresik pada dasarnya telah memenuhi standar akuntansi keuangan, akan tetapi terdapat beberapa perbedaan yaitu pada pengakuan pendapatan melalui agen, perusahaan tidak memisahkan fee penjualan dari jumlah penjualan yang diperoleh dari agen. Pada pengakuan beban, perusahaan mengakui kurs tengah BI pada pengakuan mesin dan hanya mengakui selisih kurs yang terjadi pada pembayaran mesin menggunakan LC. Seharusnya perusahaan mengakui pengakuan mesin menggunakan kurs penutup BI dan mengakui selisih kurs pada saat pembayaran LC. Kata kunci : Metode Pengakuan Pendapatan, Metode Pengakuan Beban, Kewajaran Laporan Keuangan.