Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen risiko kredit untuk produk Kredit Umum Karyawan (KUPEG) dan Kredit Umum Pensiun (KUPEN) di Cabang Jember Bank Woori Saudara, yang meliputi identifikasi, pengendalian, dan mitigasi risiko. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan pustaka dan penelitian partisipatif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan staf operasional, observasi, dokumentasi, dan tinjauan pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko yang terkait dengan KUPEG terutama berasal dari perpindahan anggota ke unit tanpa Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan pemutusan hubungan kerja yang tidak terhormat, yang dapat mengganggu sumber pembayaran pinjaman. Sementara itu, risiko dalam program KUPEN meliputi pengurangan tunjangan pensiun, kegagalan memenuhi persyaratan kehadiran bulanan atau tahunan, dan perubahan tempat tinggal debitur. Mitigasi risiko untuk KUPEG dilakukan melalui pemilihan unit yang akan diajak bekerja sama, verifikasi dokumen, dan koordinasi dengan komandan atau bendahara. Adapun produk KUPEN, mitigasi risiko dilakukan melalui pemotongan dana pensiun, penangguhan penerbitan surat keputusan pensiun dan kartu identitas, penggunaan retensi, dan penanganan tunggakan secara bertahap. Studi ini menegaskan bahwa manajemen risiko telah disesuaikan dengan karakteristik masing-masing produk; namun, penguatan pemantauan pasca-pencairan dan pembaruan data peminjam sangat penting untuk menjaga kualitas kredit.