Abstrak: Akar masalah dalam penelitian ini adalah kenyataan bahwa guru cenderung belum memaksimalkan pembuatan rencana pelaksanaan pembelajaran, guru masih jarang memberikan LKS kepada siswa, LKS yang ada hanya siap pakai dan sangat minim proyek/kegiatan siswanya, guru cenderung belum menggunakan pendekatan berbasis proyek, aktivitas siswa dalam pembelajaran tergolong monoton, dan siswa kurang terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran sehingga hasil belajar siswa masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis proyek yang layak dan valid serta efektif. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model Dick and Carey. Subjek pada penelitian ini adalah siswa SD Swasta Pangeran Antasari Medan kelas V. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis proyek. Instrumen yang digunakan terdiri dari lembar validasi LKS, lembar validasi tes hasil belajar, tes hasil belajar dan angket respon siswa. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) validasi ahli materi dan bahasa, menyatakan bahwa LKS yang dikembangkan layak digunakan di lapangan dengan revisi dan valid, sedangkan validasi ahli desain pembelajaran menyatakan bahwa LKS yang dikembangkan layak digunakan di lapangan tanpa revisi dan valid; dan (2) berdasarkan uji coba lapangan, LKS dapat dinyatakan efektif. Hal tersebut berdasarkan: (i) persentase ketuntasan klasikal meningkat yaitu 89,66 %, dari 29 siswa yang mengikuti tes; (ii) ketercapaian tujuan pembelajaran (TPK) tercapai; (iii) respon siswa positif; dan (iv) presentase waktu belajar efektif. Tingkat keefektifan LKS berbasis proyek dalam meningkatkan hasil belajar siswa berdasarkan gain score adalah sedang. Kata kunci: Lembar Kerja Siswa, Hasil Belajar, Sifat - Sifat Cahaya