Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penggunaan Sensor PIR (Passive Infra Red) HC-SR501 Sebagai Sistem Keamanan Berbasis RASPBERRY PI Putri Rizki Amalia; Alan Novi Tompunu
TEKNIKA Vol. 12 No. 1 (2018): Teknika Januari - Juni 2018
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.209 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3870972

Abstract

Keamanan merupakan salah satu faktor utama penting dalam kehidupan manusia. Ada beberapa alat ataupun sensor yang fungsinya dapat digabungkan untuk dimanfaatkan. Sebagai alat Penggunaan sensor pir (passive infrared) SR-501 Sistem keamanan dalam penelitian ini adalah sebuah sistem kemanan yang diterapkan pada sebuah ruangan. Sistem keamanan ini berbasis Raspberry Pi, dengan  lampu LED, output alarm Buzzer dan display sebagai tampilan LCD 16x2. Alat mendeteksi pergerakan dan keberadaan orang didalam ruangan. Dengan adanya alat ini dapat meningkatkan keamanan ruangan. Adapun  cara kerja alat ini terdapat pada tempat dimana biasa dilewati oleh orang, seperti pintu masuk misalnya. Ketika alat ini membaca ada pergerakan dan keberadaan orang maka alat ini segera memproses ke komputer Raspberry dan akan mengirimkan sinyal ke lampu LED dan diteruskan ke alarm buzzer kemudian akan ditampilkan pada LCD.
Model simulasi FACETRACKER MENGGUNAKAN metode HAAR LIKE FEATURE dan PID DENGAN 2 DOF(DEGREE OF FEEDOM) Alan Novi Tompunu; Isnaini Azro; R.D. Kusumanto
MANAJEMEN INFORMATIKA Vol. 6 No. 2 (2013): Manajemen Informatika
Publisher : MANAJEMEN INFORMATIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1406.155 KB)

Abstract

Computer Vision adalah salah satu cabang dari bidang Ilmu Pengolahan Citra (Image Processing) yang memungkinkan komputer dapat melihat seperti manusia. Pada pengunaan computer visio tersebut komputer dapat mengambil keputusan, melakukan aksi, dan mengenali terhadap suatu Objek. Bentuk aplikasi computer vision adalah face detection dengan menggunakan metode haar-like features. Sejalan dengan waktu, bahwa face detection dapat dikembangkan sebagai face tracker, dimana prinsipnya adalah suatu objek wajah yang tertangkap oleh kamera akan diikuti pergerakannya ke kiri dan kek kanan. Pada desain face tracker ini, pendeteksi wajah menggunakan sistem haar-like feature dan pergerakannya menggunakan PID. Berdasarkan pengujian pada penelitian ini didapatkan nilah bahwa respon optimal pada saat Kp=1, Ki=0.001 dan Kd=0.05 dengan error rata-rata 0.22% untuk posisi x dan 0.2% untuk posisi y.