Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STUNTING RELATIONSHIP WITH DEVELOPMENT OF CHILDREN AGE 12-36 MONTHS IN THE REGION OF THE SAMBONG BLORA PUSKESMAS KEJA Sifak Refin Pangesti; Rizky Amelia; Dhita Aulia Octaviani
Journal of Applied Health Management and Technology Vol 3, No 1 (2021): January 2021
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.322 KB) | DOI: 10.31983/jahmt.v1i1.6631

Abstract

Province of Central Java is one of the provinces with a 32% high stunting rate. For the Blora Regency itself, is included in the top 10 highest stunting priority districts category. government implemented some efforts to controls that have been done, such as : prevention like raskin and PMT, scouting the grows of the toddlers in the clinic, giving zinc syroup to the stunting baby.This research aims to know the relationship between stunting and the 12-36 months old toddlers, in the working space of the Sambong's clinic, Blora Regency. The methode of this research is observation with crossection design. For the sampling, using Slovin formula with the cluster sampling with a total 56 respondents. The Instrument that was used is KPSP according to the aged of the toddlers. Analysis that was used is Kendall's Tau.The result shows that there is a relationship between stunting and the 12-36 months old toddlers, with the statisctic results using Kendall's Tau was obtained the value of p = 0,003 or 0,005.Total 56 stunted toddlers wirth short and very short classifications appropiate development were only 28,6%, dubious development are 60,7%, and development deviates are 10,7%. The mother of the toddlers is expected to be fulfill the nutrition of their toddlers and check-up routine to the health facilities  for checking the growth and development of the toddlers so that can be scouted as well.
Pendampingan bagi Siswa – Siswi MI Miftahul Hidayah dalam Perilaku Hidup Bersih dan Sehat untuk Deteksi Kesehatan Usus Menggunakan Software Aplikasi Erwin Yudi Hidayat; Yani Parti Astuti; Abu Salam; Cinantya Paramita; Dhita Aulia Octaviani; Etika Kartikadarma; Erlin Dolphina; Catur Supriyanto
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 9, No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/ja.v9i1.3194

Abstract

Setiap manusia pasti menginginkan sehat tak terkecuali anak – anak dan juga orang dewasa. Di usia anak – anak, mereka belum memikirkan bagaimana agar hidup ini menjadi sehat. Untuk itu perlu adanya pendampingan dan juga arahan kepada anak – anak tentang perilaku hidup bersih dan sehat. Hal ini akan diterapkan tim pengabdi dari Udinus kepada siswa MI Miftahul Hidayah. Bersama dengan pakar kesehatan dari Poltekkes Semarang merumuskan hal apa yang akan diberikan kepada siswa MI Miftahul Hidayah. Sehingga muncullah ide bahwa kesehatan bisa dimulai dengan diri sendiri dengan melakukan perilaku hidup bersih dan sehat. Oleh karena itu dilakukan pendampingan kepada siswa tentang konsumsi jajanan yang tidak menyimpang dari nilai gizi untuk mempertahankan kesehatan usus. Untuk itu siswa dikenalkan sebuah software aplikasi yang mengetahui atau mendeteksi kesehatan usus setiap orang dengan menginput data diri siswa masing – masing. Selain pendampingan dan arahan tentang konsumsi jajanan, siswa juga diberikan penyuluhan tentang kebersihan lingkungan yang harus dijaga agar tidak dihinggapi penyakit seperti demam berdarah yang saat ini meresahkan masyarakat. Karena demam berdarah disebabkan oleh nyamuk yang sangat menyukai tempat yang tidak bersih dan air yang tergenang. Dengan adanya pendampingan penyuluhan ini, diharapkan siswa selalu mengkonsumsi jajanan yang tidak meninggalkan nilai gizi dan juga selalu memperhatikan kebersihan lingkungan di manapun berada. Selain itu, siswa juga akan menyadari bahwa ilmu teknik informatika bisa mendeteksi kesehatan kita dengan software aplikasi. Melalui aplikasi yang diterapkan, maka siswa siswi akan mengetahui kesehatan ususnya masing – masing..