Petrus Antonius Usmanij
(Scopus Author ID: 55943914600) La Trobe University, Melbourne Australia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TINJAUAN TEOLOGIS MENGENAI PEMAHAMAN UMAT TERHADAP INKULTURASI DAN DAMPAKNYA: STUDI KASUS GEREJA KATOLIK GANJURAN Petrus Antonius Usmanij; Ganesha Muharram Akbar
Jurnal STT Gamaliel Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : STT Gamaliel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38052/gamaliel.v2i1.44

Abstract

Tulisan ini membahas tentang pemahaman umat terhadap inkulturasi di Paroki Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran yang bertujuan untuk memaparkan pemahaman, pandangan serta tanggapan umat terhadap inkulturasi di Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran Jawa Tengah. Penelitian dilakukan untuk mengukur bagaimana umat memandang inkulturasi dan tanggapan umat terhadap inkulturasi di Paroki Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran. Penelitian ini diharapkan agar dapat digunakan oleh Paroki Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran untuk melihat bagaimana umat memandang dan menanggapi inkulturasi di Paroki Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran. Data diperoleh melalui survei langsung ke lokasi penelitian dan menggunakan teknik wawancara dengan umat di Paroki Hati Kudus Tuhan Yesus di Ganjuran. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa umat telah memahami inkulturasi sebagai penyesuaian dan pengakaran Injil ke dalam suatu budaya setempat serta menanggapi secara positif inkulturasi di Paroki Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran yang telah umat menghayati pesan Injil serta berdampak bagi kehidupan umat. 
KEUTAMAAN HIDUP GEMBALA YANG ALKITABIAH DI ERA DIGITAL: BELAJAR DARI TELADAN RASUL PAULUS Petrus Antonius Usmanij
Jurnal STT Gamaliel Vol 4, No 2 (2022): Jurnal Gamaliel Vol. 4 No. 2 September 2022
Publisher : STT Gamaliel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38052/gamaliel.v4i2.103

Abstract

Tugas seorang gembala melayani di gereja Tuhan adalah sebuah tugas mulia. Makalah ini memaparkan gambaran keutamaan hidup gembala dari Paulus yang adalah rasul Yesus yang telah berhasil dalam menjalankan tugas penggembalaannya di berbagai gereja. Peneliti mempelajari teladan rasul Paulus dari sisi pelayanan, pelatihan dan kehidupan doanya yang kelak dapat digunakan oleh gereja-gereja dan para gembala senior dalam melakukan seleksi terhadap calon-calon gembala masa depan. Metode yang digunakan adalah studi literatur atau penelitian kepustakaan yang dipaparkan secara kualitatif mengenai keutamaan hidup seorang gembala dalam menjalankan pelayanan yang Alkitabiah.  Makalah ini membahas tentang gembala sebagai seorang yang menjadi teladan seperti Yesus dalam memimpin dan melayani atau menggembalakan jemaat Tuhan di sebuah gereja. Kehidupan doa yang sempurna dari seorang pendoa akan menghasilkan kemuliaan bagi Tuhan, memperbanyak buah, dan keaslian dari pendoa itu sendiri. Peneliti menyimpulkan bahwa teladan rasul Paulus jelas dapat diterapkan oleh para gembala di dalam melayani jemaat Tuhan pada era digital.  The duty of a shepherd to serve in the Lord's church is a noble one. This paper describes the primacy of the life of the shepherd from Paul who was the apostle of Jesus who had succeeded in carrying out his pastoral duties in various churches. The author studies an example of the apostle Paul in terms of his ministry, training and prayer life that churches and senior pastors can later use in selecting future shepherd candidates. The method used is a literature study that qualitatively explains the virtues of a shepherd's life in carrying out a biblical ministry.  This paper discusses the shepherd as a Jesus-like role model in leading and serving or shepherding God's congregation in a church. The perfect praying life of a Christian will produce glory for God, multiplying the fruit, and authenticity of the prayer self. The author concludes that the example of the apostle Paul can clearly be applied by shepherds in serving God's congregation in the digital age.