This Author published in this journals
All Journal PILAR
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGUJIAN PEMADATAN LUMPUR SAWIT DARI SISA PENGOLAHAN CRUDE PALM OIL (CPO) Masyita Dewi Koraia
PILAR Vol. 6 No. 2 (2011): PILAR 06092011
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

South Sumatra producing Crude Palm Oil (CPO) in Indonesia. One of  factory is located in the Mariana, Banyuasin - South Sumatra, produces about 1500 tons of palm oil sludge/year. This huge untapped potential. It would be very advantageous if the waste palm oli can be widely used, among other soil stabilization. This research aims to determine the optimum composition of the compaction of sludge palm oil and clay. Compaction testing done to see the optimum water content (woptimum) and dry unit weight maximum (γd max). Variations optimal in mixture are sludge palm oil of 25% and 75% of the clay. The value obtained from the variation of this mixture is the optimum water content (woptimum) = 19.78% and the dry unit weight maximum (γd max) = 1.35 gr/cm3.
METODE STEP TEST UNTUK MENDETEKSI KEBOCORAN TERSEMBUNYI PADA JARINGAN PIPA DISTRIBUSI Masyita Dewi Koraia; Syahrial AS
PILAR Vol. 7 No. 2 (2012): PILAR 07092012
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jaringan distribusi merupakan jaringan perpipaan yang digunakan untuk mengalirkan air dari Water Treatment Plant  menuju ke konsumen. Penggunaan pipa yang tidak standar, metoda pelaksanaan yang tidak tepat dan kondisi tanah yang asam dapat meyebabkan terjadinya kebocoran pada jaringan perpipaan. Untuk mengetahui titik-titik kebocoran yang tersembunyi pada jaringan distribusi yang telah terpasang di dalam tanah, dapat digunakan metoda step test. Metoda step test  membagi daerah pengujian kebocoran menjadi beberapa zona. Metode step test ini cenderung dilakukan pada malam hari, karena diasumsikan konsumen lebih sedikit menggunakan air atau tidak sama sekali. Debit dan tekanan air diketahui dari pembacaan pada flow meter. Selisih yang besar antara debit dan tekanan air yang terbaca pada flow meter dengan debit dan tekanan air normal dapat diartikan telah terjadi kebocoran. Pembagian zona memudahkan untuk mencari lokasi kebocoran secara detail
PENGARUH PENAMBAHAN FLY ASH DALAM CAMPURAN BETON SEBAGAI SUBSITUSI SEMEN DITINJAU DARI UMUR DAN KUAT TEKAN Masyita Dewi Koraia
PILAR Vol. 9 No. 2 (2013): PILAR 09092013
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fly ash sebagai subsitusi semen dalam campuran beton ditinjau dari umur dan kuat tekan. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai kekuatan maksimum untuk beton dengan berbagai variasi campuran fly ash. Metode yang digunakan berdasarkan hasil penelitian. Variasi campuran beton yang digunakan pada penelitian pada penelitian ini adalah o%, 5%, 10% dan 15% dengan waktu pengamatan 7, 14, 28, 35, 42 dan 56 hari. Dalam penelitian ini kuat tekan beton dihitung dengan menggunakan rumus P/A (kg/cm2). Hasil penitian menunjukan bahwa beton normal (0%) kuat tekannya 34,889 Mpa > 25 Mpa. Berdasarkan hasil kuat tekan yang diperoleh, fly ash bisa digunakan sebagai subsitusi semen dalam campuran beton tetapi waktu untuk mencapai kuat tekan maksimum lebih lambat dibanding dengan beton normal (> 56 hari).