Adi Hartyanto
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi tentang Pertumbuhan Ekonomi, Belanja Langsung Pemerintah Daerah dan Jumlah Penduduk terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada Satuan Wilayah Pembangunan Gerbangkertosusila Adi Hartyanto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.2 KB)

Abstract

Gerbangkertosusila merupakan salah satu hasil dari Perda Provinsi Jawa Timur No.4/1996 tentang RTRW Provinsi Jawa Timur dan PP No.47/1996 tentang RTRW Nasional. Gerbangkertosusila yang lebih dikenal sebagai GKS merupakan satu dari sembilan Satuan Wilayah Pengembangan  yang lebih dikenal dengan singkatan SWP yang ada di Propinsi Jawa Timur hingga sekarang. Setidaknya terdapat 7 (tujuh) kabupaten/kota yang menjadi anggota dari GKS dengan rincian tedapat 2 wilayah administrasi tingkat kota dan 5 wilayah administrasi tingkat kabupaten. Kabupaten Gresik, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Lamongan merupakan anggota dari GKS dan juga dikenal sebagai akronim Gerbangkertosusila. Tujuan penelitian berlatar belakang otonomi daerah, dimana tiap wilayah administrasi baik tingkat kabupaten/kota diberi kewenangan dalam  mengelola pemerintahannya sendiri yang telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang pembagian urusan pemerintah. Secara umum salah satu tujuan dari otonomi daerah yakni membuka kesempatan bagi daerah untuk dapat menggali potensi ekonomi yang ada dan mengurangi ketergantungan dari pemerintah pusat. Selain dengan terbentuknya SWP maka diharapkan terjadi adanya pemerataan pembangunan khususnya di wilayah Gerbangkertosusila Penelitian ini mengungkap bahwa pertumbuhan ekonomi memiliki pengaruh yang paling signifikan dalam jangka panjang mempengaruhi Pendapatan Asli Daerah (PAD) begitu juga dengan nilai pertumbuhan Belanja Langsung Pemerintah Daerah. Sedangkan jumlah penduduk dalam penelitian ini tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, secara umum semua variabel Baik Pertumbuhan Ekonomi, Belanja Langsung, dan Jumlah Penduduk mempengaruhi nilai Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada SWP Gerbangkertosusila.   Kata Kunci: Pertumbuhan Ekonomi, Belanja Langsung, Jumlah Penduduk, Gerbangkertosusila.
Studi tentang Pertumbuhan Ekonomi, Belanja Langsung Pemerintah Daerah dan Jumlah Penduduk terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada Satuan Wilayah Pembangunan Gerbangkertosusila Hartyanto, Adi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 2 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gerbangkertosusila merupakan salah satu hasil dari Perda Provinsi Jawa Timur No.4/1996 tentang RTRW Provinsi Jawa Timur dan PP No.47/1996 tentang RTRW Nasional. Gerbangkertosusila yang lebih dikenal sebagai GKS merupakan satu dari sembilan Satuan Wilayah Pengembangan  yang lebih dikenal dengan singkatan SWP yang ada di Propinsi Jawa Timur hingga sekarang. Setidaknya terdapat 7 (tujuh) kabupaten/kota yang menjadi anggota dari GKS dengan rincian tedapat 2 wilayah administrasi tingkat kota dan 5 wilayah administrasi tingkat kabupaten. Kabupaten Gresik, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Lamongan merupakan anggota dari GKS dan juga dikenal sebagai akronim Gerbangkertosusila. Tujuan penelitian berlatar belakang otonomi daerah, dimana tiap wilayah administrasi baik tingkat kabupaten/kota diberi kewenangan dalam  mengelola pemerintahannya sendiri yang telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang pembagian urusan pemerintah. Secara umum salah satu tujuan dari otonomi daerah yakni membuka kesempatan bagi daerah untuk dapat menggali potensi ekonomi yang ada dan mengurangi ketergantungan dari pemerintah pusat. Selain dengan terbentuknya SWP maka diharapkan terjadi adanya pemerataan pembangunan khususnya di wilayah Gerbangkertosusila Penelitian ini mengungkap bahwa pertumbuhan ekonomi memiliki pengaruh yang paling signifikan dalam jangka panjang mempengaruhi Pendapatan Asli Daerah (PAD) begitu juga dengan nilai pertumbuhan Belanja Langsung Pemerintah Daerah. Sedangkan jumlah penduduk dalam penelitian ini tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, secara umum semua variabel Baik Pertumbuhan Ekonomi, Belanja Langsung, dan Jumlah Penduduk mempengaruhi nilai Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada SWP Gerbangkertosusila.   Kata Kunci: Pertumbuhan Ekonomi, Belanja Langsung, Jumlah Penduduk, Gerbangkertosusila.