Interaksi antara fluida dengan struktur merupakan salah satu pokok analisis yang dilakukan pada suatu struktur. Dengan mengetahui karakteristik dari suatu aliran fluida yang mengalir dapat diprediksi, dianalisa dan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan sehingga dapat mendesain suatu konstruksi yang dapat menghasilkan nilai tambah dan meningkatkan efisiensi kinerja. Salah satu kasus interaksi fluida dengan struktur yang sering kita jumpai yaitu fenomena aliran fluida melintasi benda maupun saluran, sebagai contoh heat exchanger dimana di dalamnya terdapat tube yang dialiri oleh fluida dan instalasi pipa internal sebagai elemen structural yang sering ditemukan pada industri. Tugas akhir ini menggunakan metode simulasi numerik dua dimensi unsteady dan incompressible flow menggunakan software CFD Ansys Fluent versi 19R1. Variasi yang dilakukan adalah rasio jarak longitudinal antara silinder sirkular dengan bodi pengganggu L/D = 1,25; 1,5; 1,75; 2,0 dan variasi rasio besar diameter d/D=0,16; 0,32 serta bilangan Reynolds sebesar 1,58x104. Pemodelan turbulence viscous yang digunakan adalah shear stress transport k-ω. Penambahan bodi pengganggu d/D=0,16 dapat mereduksi coefficient drag sebesar 32%. Sedangkan pada d/D=0,32 dapat mereduksi coefficient drag sebesar 34%