This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknik ITS
Farhan Muhammad
Departemen Teknik Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pra Desain Pabrik Pembuatan Pupuk Urea dari Gas Alam Menggunakan Metode Snamprogetti dengan Kapasitas 626.000 Ton/tahun Claudya Stanila Koesnadi; Farhan Muhammad; Raden Darmawan
Jurnal Teknik ITS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v10i2.70571

Abstract

Kebutuhan pupuk di Indonesia cukup besar karena pupuk merupakan salah satu hal yang penting dalam mendukung hasil dan mutu tanaman. Salah satu jenis pupuk yang banyak digunakan yaitu pupuk urea dengan jumlah konsumsi pada tahun 2019 mencapai 5,425 juta ton berdasarkan dari data Asosiasi Pupuk Indonesia (APPI) [1]. Pembuatan pupuk urea menggunakan bahan baku gas alam yang diproses terlebih dahulu menjadi ammonia lalu masuk ke dalam proses produksi urea. Dalam proses produksi ammonia menggunakan teknologi Haldor Topsoe dengan pertimbangan efisiensi energi yang digunakan karena beroperasi pada tekanan lebih rendah dibandingkan dengan teknologi lain. Sedangkan proses produksi urea menggunakan teknologi Snamprogetti yang mempunyai konversi 98% dan menggunakan ammonia berlebih untuk menghindari korosi pada alat. Pabrik urea direncanakan didirikan di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Indonesia. Pemilihan lokasi ini berdasarkan tujuh faktor pembanding meliputi pemasaran dan aksesibilitas transportasi, tenaga kerja, sumber energi dan air, ketersediaan bahan baku, iklim dan topografi, tata ruang wilayah serta peraturan dan hukum. Dengan didirikan pabrik urea ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pupuk dalam negeri dan ekspor. Selain itu, dapat membantu mengembangkan kawasan industri yang terdapat di Kabupaten Banggai sesuai dengan rencana pembangunan Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2018 – 2038. Pabrik direncanakan dibangun pada tahun 2021 dan mulai beroperasi pada tahun 2023 dengan laju inflasi 1,68% pertahun dengan modal sendiri sebesar Rp 2.359.977.124.524,70 dan modal pinjaman Rp 3.539.965.686.787,05 dengan bunga 8,70%. Internal rate of return pabrik adalah 30,12% dengan pay out time selama 6,2 tahun dan break event point pada kapasitas produksi 19%. Kenaikan harga bahan baku dapat ditoleransi hingga 152,4% sedangkan untuk harga produk penurunan hingga 35,40%. Selain itu kenaikan TCI dapat ditoleransi hingga 88,42%. Kapasitas produksi urea sebesar 626.000 ton/tahun.