Reza Purba Adhi
PWK ITS

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Kawasan Andalan Probolinggo-Pasuruan-Lumajang Melalui Pendekatan Peningkatan Efisiensi Reza Purba Adhi; Eko Budi Santoso
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.562 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i1.2462

Abstract

Pengembangan kawasan andalan diharapkan dapat menjadi motor penggerak perekonomian wilayah (prime mover), sehingga mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi bagi kawasan tersebut maupun kawasan sekitarnya. Namun pada kenyataannya yang terjadi di Provinsi Jawa Timur, meskipun kawasan andalan telah ditetapkan, kesenjangan masih tetap terjadi, begitu pula yang terjadi pada Kawasan Andalan Probolinggo-Pasuruan-Lumajang. Untuk itulah perlu dilakukan pengembangan kawasan andalan melalui pendekatan efisiensi. Penelitian ini terdiri dari empat tahap. Pertama, mengukur tingkat efisiensi kabupaten/kota dalam Kawasan Andalan Probolinggo-Pasuruan-Lumajang dengan menggunakan Data Envelopment Analysis (DEA). Kedua, menentukan kabupaten/kota yang akan ditingkatkan efisiensinya beserta wilayah acuan masing-masing dengan menggunakan Hierarchial Cluster Analysis. Ketiga, mengukur tingkat pengaruh masing-masing variabel terhadap nilai efisiensi. Keempat, merumuskan arahan pengembangan kawasan andalan melalui pendekatan peningkatan efisiensi. Dari hasil penelitian menggunakan DEA Super Efisiensi, diperoleh bahwa nilai efisiensi tertinggi dimiliki oleh Kota Probolinggo (1,954296), kemudian diikuti oleh Kabupaten Pasuruan (1,238722), Kabupaten Probolinggo (1,146529), Kabupaten Lumajang (1,128061), dan Kota Pasuruan (1,118976). Untuk meningkatkan efisiensi Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Lumajang, dan Kota Pasuruan, daerah acuan yang digunakan adalah Kabupaten Pasuruan dan Kota Probolinggo. Peningkatan efisiensi Kawasan Andalan Probolinggo-Pasuruan dapat dilakukan dengan cara meningkatkan kualitas SDM, kualitas jaringan jalan, PDRB per kapita, dan laju pertumbuhan ekonomi.