Permasalahan permukiman kumuh menjadi salah satu permasalahan yang hampir dirasakan pada setiap kota di Indonesia. Salah satu upaya pemerintah dalam menekan jumlah permukiman kumuh yaitu melalui pengadaan rumah susun. Giatnya program pemerintah untuk membangun rumah susun di Indonesia tidak diimbangi dengan kualitas hunian dari rumah susun itu sendiri, hal ini dikarenakan kurangnya perhatian dari pemerintah dan penghuni untuk menjaga keberlanjutan hunian dengan kualitas dan infrastruktur yang layak.maka dari itu, dalam penelitian ini konsep Liveability dapat dijadikan sebagai referensi dalam mengidentifikasi apakah rusunawa dapat memenuhi kriteria liveable dan menentukan upaya untuk meningkatkan kualitas bermukim. Pada penelitian ini terdiri atas 2 tahap utama yaitu pada tahap pertama dilakukan Analisa Service Quality (Servqual) untuk mengukur tingkat kepuasan penghuni terhadap masing – masing karakteristik liveability pada Rusunawa Sombo yang sebelumnya diukur terlebih dahulu tingkat kelayakanan huni (kenyataan) dan tingkat harapan penghuni (kepentingan) terhadap karakteristik liveability pada rusunawa sombo dan tahap selanjutnya yaitu menggunakan analisis Importance Perfomance Analysis untuk memperoleh variabel apa saja yang dianggap menjadi prioritas utama, pertahankan kinerjanya, prioritas rendah bagi penghuni untuk ditingkatkan sehingga didapatkan upaya apa saja yang bisa di ambil agar dapat meningkatkan kualitas dalam bermukim melalui konsep Liveability. Berdasarkan hasil penelitian terdapat 7 Karakteristik Liveability yang menjadi prioritas utama bagi penghuni yaitu antara lain Kondisi Unit Hunian, Kecukupan Ruang, Penghawaan/Ventilasi, Keamanan Lingkungan, Proteksi Kebakaran, Kualitas Jaringan Listrik dan Kualitas Jaringan Air Bersih