This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknik ITS
Dian Rahmawati
Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Penanganan Pemukiman Kumuh di Area Pendukung Industri Kelurahan Krian, Kabupaten Sidoarjo Cinthya Diana Qonita; Dian Rahmawati
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i2.56302

Abstract

Kebutuhan akan tempat tinggal berkembang seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk, hal tersebut menjadi permasalah apabila masyarakat tidak dapat memenuhinya sehingga terpaksa tinggal di kawasan kurang layak dan menimbulkan kawasan kumuh, seperti yang terjadi di Kelurahan Krian, Kabupaten Sidoarjo. Kelurahan Krian termasuk Prioritas I dalam penanganan kumuh. Letak Kelurahan Krian yang berada dekat dengan Kawasan Industri SIBORIAN menjadikan permukiman di Kelurahan Krian menjadi pendukung dari Kawasan Industri dan membuat daya tarik bagi pekerja untuk bertempat tinggal di Kelurahan Krian. Oleh karena itu, diperlukan perhatian mengenai adanya permukiman yang ada, sehingga dapat mendukung kawasan industry dan tidak mejadikannya kawasan kumuh. Penelitian ini terdiri dari 3 tahapan, tahap pertama yaitu melakukan deleniasi area pendukung industri mengguunakan mapping analysis serta mengetahui karakteristik wilayah berdasakan data-data sekunder. Tahap kedua membahas mengenai arahan kebijakan terkait permukiman kumuh Kelurahan Krian menggunakan analisa konten pada dokumen kebijakan. Kemudian, pada tahap ketiga dilakukan metode triangulasi untuk mendapatkan strategi penanganan pemukiman kumuh di area pendukung industry di Kelurahan Krian. Hasil didapatkan tiga kawasan pendukung di Kelurahan Krian yaitu Kawasann Gersikan, Kawasan Krajan Pasar, dan Kawasan Krajan Stasiun. Kawasan Gersikan difokuskan pada penataan bangunan di sepadan sungai, penambahan transportasi umum, sarana jalan dan RTH, serta pembuatan IPAL. Kawasan Krajan Pasar difokuskan pada penambahan RTH, trasportasi umum, dan sarana jalan, peningkatan pada proteksi bencana pada kawasan pasar, serta dengan pembuatan IPAL baru, dan Kawasan Krajan Stasiun difokuskan paa penataan bangunan disepanjang rel kereta api, revitalisasi drainase, serta pembuatan IPAL baru.
Efektivitas Penyediaan Perumahan oleh Perumnas dalam Menangani Masalah Housing Backlog di Kabupaten Gresik Hendy Eka Ardiansyah; Dian Rahmawati
Jurnal Teknik ITS Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v10i1.59278

Abstract

Surabaya Metropolitan Area merupakan wilayah konsentrasi berbagai kegiatan khususnya kegiatan pusat pemerintahan dan ekonomi. Hal ini mengakibatkan proses migrasi penduduk ke Kota Surabaya semakin lama semakin meningkat. Peningkatan jumlah penduduk di kawasan perkotaan tidak dapat diimbangi ketersediaan perumahan yang layak dan terjangkau karena lahan yang terbatas. Sehingga penyediaan dan kebutuhan perumahan untuk perkotaan saat ini sudah melebar hingga ke daerah peri urban. Sebagai daerah penyangga Kota Surabaya, Kabupaten Gresik menjadi salah satu pilihan lokasi hunian bagi masyarakat urban Kota Surabaya. Kabupaten Gresik pada tahun 2018 memiliki jumlah housing backlog sebesar 16.482 unit rumah dan diproyeksikan pada tahun 2035 mengalami housing backlog sebesar 1.700.708 unit rumah dengan asumsi ketersediaan rumah dengan tipe landed housing. Perumnas sebagai kepanjangan tangan Pemerintah dalam bidang perumahan dan kawasan permukiman dapat menjadi alternatif solusi dalam penyediaan perumahan di Kabupaten Gresik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas penyediaan perumahan oleh Perumnas dalam menangani masalah housing backlog di Kabupaten Gresik. Penelitian ini menggunakan tiga tahap analisis. Tahap pertama yakni menghitung jumlah housing backlog di Kabupaten Gresik dengan analisis backlog perspektif kepenghunian. Tahap kedua dilakukan analisis kebijakan dan implementasi Perumnas terkait penyediaan perumahan di Kabupaten Gresik menggunakan metode content analysis. Tahap ketiga dilakukan penilaian tingkat efektivitas penyediaan perumahan oleh Perumnas dalam menangani masalah housing backlog di Kabupaten Gresik. Berdasarkan tiga indikator efektivitas, didapatkan data bahwa bahwa penyediaan perumahan oleh Perumnas dalam menangani masalah housing backlog kurang efektif. Perumnas belum memberikan kontribusi yang signifikan dengan hanya mampu menjawab 0,78% dari jumlah housing backlog Kabupaten Gresik di tahun 2019.