This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknik ITS
Tucunan Pradinie Tucunan
Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Konsep Ruang pada Kawasan Heritage Pecinan Kota Bandung (Studi Kasus: Kawasan Heritage Pecinan Kota Bandung) Fadli Muhammad Faruq; Tucunan Pradinie Tucunan
Jurnal Teknik ITS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v10i2.65336

Abstract

Kawasan Heritage Pecinan Kota Bandung merupakan salah satu kawasan heritage yang dapat ditemukan di Kota Bandung, kawasan ini memiliki proses sejarah panjang dari awal pembentukan hingga kawasan yang dapat dijumpai pada hari ini. Pada proses simbol – simbol kawasan heritage yang masih dapat ditemukan seperti unsur fisik berupa kelenteng, beberapa bangunan masyarakat, hingga unsur nirfisik berupa kebudayaan dan kepercayaan masyarkat lokal. Pada tahun 2017, kawasan ini dijadikan destinasi wisata baru di Kota Bandung, RDTR Kota Bandung 2015–2035 juga menyebutkan bahwa zonasi pecinan akan dikembangkan menjadi pusat ekonomi kreatif, pengembangan zonasi akan direalisasikan melalui RTBL yang hingga saat ini belum juga terbentuk. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan pemaknaan ruang pada kawasan heritage pecinan berdasarkan perbandingan dengan kawasan pecinan di Kota Semarang juga kepercayaan tradisional pecinan yang biasa disebut kepercayaan Feng Shui. Penelitian ini menggunakan pendekatan naturalistik dan etnografi yang dikumpulkan dengan melakukan catatan harian, wawancara terstruktur dengan narasumber, juga pengamatan langsung secara intensif pada kawasan penelitian. Narasumber dipilih berdasarkan faktor demografi, psikografi, dan geografi yang dapat merepresentasikan konsep ruang dengan landasan yang diberikan. Dari penelitian ini didapatkan konsep ruang yang dapat dijadikan acuan bagi para pengembang baik pihak swasta maupun pemerintahan dalam mengembangkan kawasan heritage pecinan berdasarkan dengan konsep ruang yang terbentuk oleh masyarakat itu sendiri. Ruang yang memiliki pemaknaan secara khusus bagi masyarakat pecinan mulai dari konsep kebertahanan, hingga konsep berkegiatan ekonomi diharap mampu membuat kawasan ini dikembangkan dengan pedoman yang optimal dan terstruktur.