Sri Rejeki Wahyu Pribadi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemodelan Matematis Berat Baja Badan Kapal Sebagai Fungsi Dari GT Nomo Prihasta; Soejitno Soejitno; Sri Rejeki Wahyu Pribadi
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.899 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.336

Abstract

Estimasi terhadap berat baja kapal merupakan hal yang sangat penting dilakukan sebelum melakukan tahap pra desain. Hal ini dilakukan agar kapal yang dibangun, beratnya tidak melebihi dari desain awal yang diinginkan oleh pihak owner. Perhitungan dengan metode yang biasa digunakan seperti Watson kurang sesuai jika diterapkan untuk pembangunan kapal baru saat ini, apalagi dengan perbedaan kondisi daerah perairan di Indonesia. Perhitungan berat baja yang dihasilkan akan semakin bertambah besar, tentunya ini akan mengurangi berat muatan yang dapat diangkut oleh kapal tersebut. Penelitian ini dilakukan terlebih dahulu dengan mengumpulkan sejumlah data - data kapal yang mempunyai ukuran dan gross tonnage tertentu. Dari data kapal tersebut akan dilakukan analisa regresi mengenai variabel apa saja yang berpengaruh dalam perhitungan berat baja badan kapal. Selanjutnya akan dilakukan analisa regresi untuk mencari model persamaan berat baja kapal yang mempunyai harga r2 (r Square) yang paling tinggi dan untuk pengujian kevalidan hasil pemodelan dilakukan dengan pengujian anova dan menghitung nilai simpangan (aggregative deviation), simpangan rata – rata (mean deviation) antara berat konstruksi hasil model dengan berat konstruksi secara real di lapangan. Hasil dari pemodelan tersebut akan didapatkan rumusan empiris mengenai berat baja kapal yang hubungannya dengan besarnya ukuran utama kapal dengan variabel yang paling berpengaruh secara significant terhadap berat baja (Wst) adalah Lpp (Lenght of prependicular), B (Breadth), D (Dept) dan T (Draft).
Studi Implementasi Lean Six Sigma dengan Pendekatan Value Stream Mapping untuk Mereduksi Idle Time Material pada Gudang Pelat dan Profil Wawan Widiatmoko; Sri Rejeki Wahyu Pribadi
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.337 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i1.2652

Abstract

Peningkatan volume kegiatan industri maritim di Indonesia menuntut industri perkapalan di daerah Surabaya untuk lebih meningkatkan pelayanan baik berupa bangunan baru maupun reparasi kapal. Berdasarkan hal tersebut galangan harus mampu mengelola proses produksi dengan baik sehingga menghasilkan keuntungan yang maksimum. Salah satunya adalah proses inventory dan transport of materials yang efektif. Tugas akhir bertujuan untuk mengetahui sistem inventori yang diterapkan oleh perusahaan yang dijadikan sampel serta idle time material pelat dan profil yang ada di gudang bahan baku dengan menggunakan metode lean six sigma dengan pendekatan value stream mapping. Dari hasil perhitungan menggunakan diperoleh nilai sigma perhitungan idle time sebesar 0.1976 sehingga perlu dilakukan upaya peningkatan nilai sigma pengadaan material itu sendiri. Berdasarkan hasil analisa penyebab adanya idle time dengan menggunakan RCA diperoleh beberapa faktor yaitu : rendahnya nilai sigma penggunaan material, tidak tercapainya target pengerjaan pada proses fabrikasi, proses pengadaan material yang tidak mempertimbangkan strategi proses pembangunan kapal. Dengan penerapan lean six sigma dengan pendekatan value stream mapping dihasilkan usulan perbaikan proses inventori di perusahaan antara lain : meningkatkan nilai sigma penggunaan material, melakukan strategi pembelian material sesuai strategi pembangunan kapal berdasarkan zona, memperbaiki kerjasama dengan supplier material pelat dan profil. Pembuatan future state mapping mendapatkan usulan perbaikan dengan pembuatan perencanaan pengadaan material dengan mempertimbangkan strategi pembangunan kapal berdasarkan zona pembangunannya. Diperoleh strategi pengadaan material yang dilakukan sebanyak 4 kali order.