Setiawati Setiawati
Universitas Negeri Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Perangkat Pembelajaran Kimia Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Kepulauan untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI IPA pada Materi Pokok Sistem Koloid Setiawati Setiawati
PROSIDING Seminar Nasional FKIP Universitas Muslim Maros Vol 1 (2019): PROSIDING Seminar Nasional FKIP Universitas Muslim Maros
Publisher : FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.518 KB)

Abstract

Penelitian dan pengembangan perangkat pembelajaran kimia berbasis kearifan lokal masyarakat kepulauan ini bertujuan untuk untuk mengetahui gambaran proses pengembangan perangkat pembelajaran kimia berbasis kearifan lokal msyarakat kepulauan yang dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik di kelas XI IPA yang valid, praktis dan efektif. Penelitian ini menggunakan model pengembangan perangkat pembelajaran 4D dari Thiagarajan yang terdiri dari 4 tahap yaitu define, design, develop dan disseminate. Penelitian ini terbatas hanya sampai tahap develop yaitu pada tahap uji coba terbatas yang dilaksanakan di SMAN 1 Liukang Tupabbiring Pulau Balang Lompo Kabupaten Pangkep kelas XI IPA tahun pelajaran 2015/2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk perangkat pembelajaran kimia berbasis KLMK sudah valid dengan koefisien validitas perangkat sebesar 1, praktis dengan nilai kemampuan pendidik mengelolah pembelajaran sebesar 3,45 kategori baik, nilai keterlaksanaan perangkat pembelajaran 3,64 kategori kepraktisan tinggi, respon pendidik sebesar 3,45 kategori cukup praktis dan revisi sebagian dan respon peserta didik sebesar 95 % merespon positif serta efektif dengan nilai hasil belajar kognitif 70 % mencapai ketuntasan, pengamatan sikap dan keterampilan masing-masing 90 % kategori baik, nilai motivasi peserta didik 35 % kategori tinggi, 30 % kategori sedang dan 35 % kategori rendah.