Ifa 'Ahdiyah
sepuluh Nopember Institute of Technology

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH EKSTRAK DAUN MANGKOKAN (Nothopanax scutellarium) SEBAGAI LARVASIDA NYAMUK Culex sp. Ifa 'Ahdiyah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.153 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i2.10804

Abstract

Nyamuk genus Culex dikenal sebagai vektor penular arbovirus, dan demam kaki gajah. Pengendalian nyamuk dengan insektisida alami merupakan pengendalian alternatif yang relatif aman bagi lingkungan dengan memanfaatkan tanaman yang terdapat di kampus ITS sebagai pestisida nabati, yaitu tanaman mangkokan. Daun mangkokan mengandung senyawa alkaloid, tannin, saponin dan flavonoid. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh ekstrak daun mangkokan terhadap mortalitas nyamuk Culex sp.. Ekstrak mangkokan dengan metode maserasi etanol 96% diaplikasikan pada 20 larva Culex sp. instar 3 dengan konsentrasi 0%, 0,5%, 1%, 1,5%, 2%, 2,5% dan 3%. Parameter yang diamati meliputi mortalitas, LC50 dan pembentukan pupa. Nilai LC50 dianalisis dengan Probit. Data hasil pengamatan mortalitas dianalisis dengan ANOVA dengan uji lanjut Tukey. Data pembentukan pupa dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak mangkokan memberikan pengaruh terhadap mortalitas nyamuk Culex sp.. Semakin tinggi nilai konsentrasi, semakin meningkat jumlah mortalitas larva nyamuk. Nilai LC50 diperoleh pada konsentrasi 1,338%. Ekstrak daun mangkokan memberikan pengaruh terhadap gagalnya pembentukan pupa nyamuk Culex sp