Firmansyah Widodo
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perancangan Environmental Graphic Design Museum Sepuluh Nopember Surabaya Area Luar Firmansyah Widodo; Baroto Tavip Indrojarwo.
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Sains dan Seni ITS (ISSN 2301-928X)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.031 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v1i1.764

Abstract

Seiring dengan pencanangan Tahun Kunjung Museum 2010 oleh Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI, dimana program tersebut merupakan bagian dari Gerakan Nasional Cinta Museum (GNCM) hingga 2014. Tujuan diadakan Gerakan Nasional Cinta Museum untuk mendorong kesadaran masyarakat terhadap arti penting museum serta meningkatkan jumlah pengunjung museum. Kurangnya sistem penunjuk arah yang terpadu, kelengkapan mengenai informasi koleksi museum, dan suasana museum yang tidak pernah mengalami perubahan sejak awal dibangunnya museum ini, menjadikan museum ini luput dari tujuan wisata masyarakat yang lebih menutamakan sesuatu yang baru dan menarik. Dalam perancangan ini akan dibahas bagaimana para pengunjung dapat merasakan pengalaman tentang pendidikan asal-usul kota surabaya serta perkembangannya dan kisah-kisah perjuangan para pahlawan pada perang 10 November, namun tetap memperhatikan kenyamanan para pengunjung dalam penyampaiannya. Metode penelitian yang dilakukan adalah riset observasi dengan membagikan kuesioner kepada masyarakat khususnya para pengunjung Museum Sepuluh Nopember Surabaya agar dapat merasakan suasana yang modern namun tetap berkesan semangat kepahlawanan. Dalam Perancangan ini hasil yang ingin dicapai adalah merancang Environment Graphic Design Museum Sepuluh Nopember yang bertujuan agar pengunjung mendapatkan informasi yang edukatif mengenai koleksi yang ada dan mudah dipahami dengan rasa nyaman dalam berkunjung atau berwisata, dengan konsep EGD yang lebih modern yang dapat membentuk suasana dari museum itu sendiri.