Raditya Eka Rizkiantono
Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Perancangan Buku Digital Interaktif sebagai Media Penunjang Pendidikan Multikultural untuk Anak-Anak Usia 7-10 Tahun Nindita Karina Sastya Wardhan; Raditya Eka Rizkiantono
Jurnal Desain Idea: Jurnal Desain Produk Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Vol 16, No 2 (2017)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.476 KB) | DOI: 10.12962/iptek_desain.v16i2.3589

Abstract

Pendidikan multikultural sangat penting dan relevan untuk direalisasikan di Indonesia yang memiliki tingkat keberagaman sosial yang tinggi dan rentan dengan konflik berlatarbelakang SARA. Namun, pendidikan multikultural di sekolah belum tercukupi karena kurangnya alokasi waktu pembelajaran yang memprioritaskan mata pelajaran Ujian Nasional. Selain itu, media pembelajaran multikultural di sekolah yang bersifat tekstual kurang menarik minat anak-anak. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan sebuah solusi untuk mengemas konten multikulturalisme yang ringkas dan sesuai dengan kurikulum serta preferensi anak-anak.      Menggunakan metode penelitian kualitatif  dengan observasi, literature review, focus group discussion dan depth interview yang berfokus pada keberagaman di Indonesia pada usia anak-anak, dirumuskan sebuah konsep pembelajaran mengenai multikulturalisme sesuai acuan pada standar Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang disajikan dengan bentuk naratif dan interaktif dalam media yang sesuai preferensi sehingga mudah diakses dan digunakan oleh anak-anak. Hasil perancangan berupa buku digital interaktif berjudul "Bhinneka Bangsaku" dengan konten yang ringkas, narasi cerita yang relevan dan familiar dengan keseharian, ilustrasi digital painting yang ekspresif , dan desain antarmuka yang mudah digunakan untuk anak-anak usia 7-10 tahun. Buku digital interaktif dapat dijalankan dengan gawai bersistem operasi Android. Penggunaan media digital sebagai platform media penunjang pendidikan multikultural dapat menarik minat anak-anak karena memungkinkan penyajian materi dalam bentuk yang lebih dinamis dan kaya secara visual, serta kemudahan dalam mengakses. Konten keberagaman yang diusung buku digital interaktif "Bhinneka Bangsaku" ini selalu relevan dengan kondisi sosial di Indonesia, sehingga berpeluang untuk terus dikembangkan, baik dari aspek konten dan format media.
Kampanye Edukasi Dengan Media Berbasis Ilustrasi untuk Mendukung Program Pemerintah menghadapi Masalah Endemi Rabendra Yudistira Alamin; Rahmatsyam Lakoro; Bambang Mardiono Soewito; Raditya Eka Rizkiantono; Sabar Sabar
Jurnal Desain Idea: Jurnal Desain Produk Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Vol 21, No 2 (2022)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/iptek_desain.v21i2.14103

Abstract

Abstrak— Pada tahun 2022, Pemerintah Indonesia sedang mewacanakan perubahan status pandemi COVID-19 menjadi endemi. Bedasarkan alasan tersebut, Strategi yang tepat dibutuhkan untuk memberikan edukasi bagi seluruh komponen masyarakat. Satgas Covid-19 bermitra dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember merancang kampanye berbasis ilustrasi yang telah terbukti mampu meningkatkan atensi dan mempermudah pemahaman audiens terhadap konten edukasi, sehingga komunikasi dapat berjalan lebih efektif. Kampanye berbasis media ilustrasi diharapkan dapat memberikan dampak yang signifikan dalam rangka menyampaikan berbagai pesan edukasi kepada masyarakat.Abstract—In 2022, The Indonesian government is discussing the discourse of the status change of the Covid-19 pandemic to endemic. For this reason, the Government needs the right strategy of socialization and education to touch all levels of society in dealing with the endemic. The Covid-19 Task Force partnered with the Sepuluh Nopember Institute of Technology to design an illustration-based campaign that has been proven to increase attention and facilitate audience understanding of educational content, so that communication can run more effectively. Illustrated media-based campaigns are expected to have a significant impact in conveying various educational messages to the public. 
Perancangan T-Shirt Perjuangan Pemberontakan PETA dan Operasi Trisula Novi Wahyu Anggraeni; Raditya Eka Rizkiantono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v11i3.76390

Abstract

T-shirt merupakan bentuk fashion yang sangat fleksibel dan memiliki banyak fungsi pada zaman sekarang. Salah satunya adalah fungsi promosi. Sebagai media promosi T-Shirt diperlukan oleh setiap daerah untuk mengenalkan potensi wisatanya. Salah satunya adalah Blitar. Blitar merupakan daerah di Jawa Timur yang mempunyai banyak wisata sejarah. Sayang banyak wisata sejarah ini tidak dibarengi dengan ketersedian souvenir seperti T-Shirt. Souvenir T-Shirt di Blitar didominasi oleh souvenir Bung Karno. Hal ini menyebabkan kurang terexposenya potensi-potensi sejarah lain seperti Pemberontakan PETA dan Operasi Trisula di Blitar. Tujuan dari perancangan ini adalah membuat T-Shirt tentang perjuangan Pemberontakan PETA dan Operasi Trisula sebagai souvenir Blitar.Metode penelitian yang digunakan diantaranya melalui studi literatur mengenai peristiwa sejarah di Blitar, observasi objek wisata sejarah di Blitar, kuesioner yang, wawancara dengan Bapak Irawan Prasetyo pemilik Mambu Suroboyoan untuk melakukan uji kelayakan desain bersain kaos berdasarkan riset yang telah dilakukan. Hasil dari data yang didapat ini kemudian menjadi acuan dalam proses desain selanjutnya. Dalam perancangan ini, penulis menggunakan big idea “Lakone”, dimana souvenir kaos ini akan menggunakan cerita peristiwa sejarah, tokoh sejarah dan peninggalan sejarah yang ada di Blitar. Tata letak ilustrasi yang digunakan adalah full front, selain illustrasi juga akan dilengkapi tentang nama peristiwa atau nama pahlawan yang ditampilkan. Kaos ini dirancang untuk menjadi souvenir kaos yang mengangkat peristiwa sejarah Blitar untuk mengingatkan kembali khususnya generasi muda tentang peristiwa perjuangan di Blitar.