Anggra Ayu Rucitra
Departemen Desain Interior Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Re-Desain Sea World Ancol dengan Konsep Edutainment untuk Meningkatkan Kepedulian Masyarakat Indonesia akan Lingkungan Hidup Laut Natasya Novalita; Anggra Ayu Rucitra
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.58000

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan kepulauan terbesar didunia. Dengan luas lautan sebesar 63% dari luas keseluruhan tidak heran jika Indonesia memiliki banyak titik dengan potensi bahari yang tersebar di sepanjang pesisir pulau. Sayangnya, potensi ini tertutupi oleh isu over exploitation dan sampah yang merusak ekosistem laut Indonesia. Dari latar belakang tersebut, masyarakat Indonesia harus mempunyai edukasi untuk mengapresiasi keanekaragaman ini dengan benar, khususnya keanekaragaman laut. Sea World Ancol memiliki beragam fasilitas edukasi, rekreasi, dan konservasi yang mempunyai peran penting dalam hal mengedukasi masyarakat Indonesia. Tetapi sangat disayangkan Sea World belum menjadi destinasi wisata yang banyak diminati. Hasil pengumpulan data yang dicapai melalui observasi, survey lapangan, dan kuisioner membuktikan bahwa diperlukan adanya pembaharuan desain pada Sea World Ancol terkait masalah sirkulasi, pencahayaan, dan konsep interior. Sea World Ancol perlu dibenahi baik dalam hal kenyamanan interior yang menjadi poin utama untuk menghidupkan kembali eksistensi Oceanarium tersebut. Setelah menganalisis masalah dan mempertimbangkan beberapa faktor, seperti fungsi obyek dan tipe pengunjung, konsep baru yang akan diaplikasikan adalah edutainment. Konsep edutainment dengan menghadirkan visualisasi gabungan dari suasana laut dari identitas seaworld dan suasana masa kini dari konsep kontemporer yang akan membawa suasana eksibisi lebih mengedukasi, menyenangkan, dan menarik minat pengunjung untuk terlibat secara aktif sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai maksimal dan lebih mudah menarik pengunjung terutama kaum muda.
Desain Interior Museum Airlangga Kediri dengan Konsep Attractive Learning Berlanggam Modern Naturalis Nadia Safira Arisandy; Anggra Ayu Rucitra
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.58226

Abstract

Benda-benda peninggalan pada masa lampau menjadi bukti penting dan sumber pengetahuan akan sejarah berdirinya suatu bangsa, sehingga harus dijaga dan dirawat agar generasi-generasi selanjutnya dapat mempelajari serta turut melestarikannya. Benda peninggalan sejarah dapat dihimpun serta dirawat melalui museum untuk kemudian dijadikan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat. Terletak di area wisata Goa Selomangleng Kota Kediri, Museum Airlangga merupakan salah satu museum arkeologi dan etnografi yang menyimpan ratusan koleksi benda peninggalan sebelum kerajaan Kediri hingga Majapahit dan di kelola oleh Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kota Kediri. Berdasarkan hasil penelitian penulis menggunakan metode observasi secara langsung dan pengumpulan data kuesioner, Museum Airlangga Kediri memiliki potensi besar mengingat lokasinya berada di kawasan wisata, namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan minat pengunjung dengan cara mengoptimalkan fasilitas serta memberikan suasana baru pada desain ruangan. Permasalahan tersebut dapat diselesaikan melalui konsep desain Attractive Learning untuk mengoptimalkan minat belajar sejarah dan menciptakan suasana belajar yang nyaman dengan langgam modern naturalis.