Baskoro Widyo Isworo
Jurusan Arsitektur FTSP ITS

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Tema Simbiosis dalam Akses Rancangan Redesain Taman Hiburan Rakyat Surabaya Mahyndrana Cahyaning Putri; Baskoro Widyo Isworo
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (932.546 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i2.3421

Abstract

Taman Hiburan Rakyat Surabaya berada yang di Jalan Kusuma Bangsa dulu melegenda dan banyak dikunjungi masyarakat baik dari dalam kota maupun dari luar kota. THR saat ini mengalami penurun yang cukup drastis. Beberapa faktor yang mempengaruhinya salah satunya adalah permasalahan akses pada THR yang saat ini tidak terlihat dari jalan raya oleh pengunjung sehingga membuat pengunjung enggan mendatangi THR. Penerapan tema simbiosis ini diperoleh melalui identifikasi permasalahan akses yang terjadi pada THR sehingga diperoleh tema tersebut dan diterapkan pada pengaplikasian desainnya. Oleh karena itu diharapkan Redesain Taman Hiburan Rakyat dengan tema simbiosis yang juga diterapkan pada akses menuju ke THR dapat meningkatkan kembali gairah Taman Hiburan Rakyat yang mati saat ini. Dengan menerapkan tema simbiosis pada akses menuju ke THR diharapkan mampu menghubungkan THR dengan lingkungan sekitarnya dengan baik.
Penerapan Tema Fantasi Pada Objek Pusat Sinema Sidoarjo Reggy Satria Rinaldhy; Baskoro Widyo Isworo
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3556.484 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.6715

Abstract

Pusat Sinema merupakan suatu tempat yang mewadahi segala aktivitas yang berhubungan dengan bidang sinematografi. Aktivitas yang disediakan di dalamnya antara lain studio bioskop (mulai dari studio reguler hingga premiere), museum sinema (untuk memberikan informasi mengenai perkembangan sinematografi dari awal muncul hingga saat ini), souvernir shop, ruang seminar, public space (bisa digunakan untuk mengadakan acara-acara seperti adanya kompetisi film pendek dan hal-hal semacamnya). Dengan tema fantasi diharapkan bahwa gedung tersebut tidak hanya menjadi bangunan yang mewadahi ruang-ruang di dalamnya melainkan juga menjadi wahana, yang artinya bangunan tersebut dapat memberikan kesan tersendiri bagi para pengunjung yang datang berkunjung. Suasana yang dibangun di dalam maupun pada fasad gedung diharapkan dapat menghadirkan fantasi-fantasi pada pikiran mereka.